Firasat Longsor di Ciamis Kuat, Abun Selamatkan Istri dan Anaknya sebelum Rumah Rata dengan Tanah

longsor di ciamis
Korban tanah longsor Abun Mulyana saat menceritakan kejadian rumahnya terdampak tanah longsor, Selasa (12/5/2026). (Fatkhur Rizqi/Radartasik.id)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Cibulakan RT 02/RW 01, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua rumah dan satu musala tertimbun material longsor.

Sejumlah korban menceritakan detik-detik saat longsor menghancurkan rumah mereka. Salah satunya, Abun Mulyana (53), yang mengaku memiliki firasat sebelum bencana terjadi.

Abun mengatakan, sebelum longsor terjadi dirinya sedang menonton pertandingan sepak bola di warung dekat rumahnya. Namun karena hujan turun deras, ia memilih segera pulang karena khawatir terjadi longsor.

Baca Juga:GTRA Plus Siap Bongkar Permasalahan Tanah di Kabupaten Tasikmalaya, Ini Kata Agustiana!!Kisruh di Desa Cayur Cikatomas Tasikmalaya, Agustiana: Lebih Baik SPP yang Disalahkan Ketimbang Ulama

Sebelumnya, di lokasi tersebut memang pernah terjadi longsoran kecil, meski belum sampai menimbun rumah warga.

“Karena firasat akan ada tanah longsor, saya harus pulang ke rumah setelah menonton pertandingan sepakbola, karena ada istri dan anak. Akhirnya, ternyata benar, air dari atas menggenangi rumahnya,” katanya kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).

Saat tiba di rumah, air mulai masuk dan menggenangi bagian dalam rumahnya. Kondisi itu membuat Abun panik dan segera membangunkan istri serta anaknya untuk menyelamatkan diri.

“Karena air masuk ke dalam rumah, langsung bangunkan istri dan gendong anak ke tempat tetangga yang lebih aman. Tak lama sekitar lima menit kemudian terdengar gemuruh tanah dari atas, ternyata tanah longsor,” ujarnya.

Tak lama setelah keluarganya berhasil mengungsi, material longsor menghantam rumah hingga rata dengan tanah. Abun bersyukur seluruh anggota keluarganya selamat.

“Bersyukur bisa menyelamatkan diri, sehingga tidak sempat tertimbun. Tidak kebayang kalau, posisinya sama-sama tertidur nyenyak, karena biasanya pukul 19.00 wib sudah tidur, kini rumah saya rata dengan tanah,” katanya.

Akibat longsor tersebut, seluruh harta bendanya tertimbun material tanah dan tidak sempat diselamatkan.

Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa

“Kalau harta benda tidak bisa diselamatkan, yang saya punya baju dipakai sekarang ini. Karena uang, emas, dan barang lainnya sekarang tertimbun tanah,” ujarnya.

Kini Abun mengaku bingung karena tidak lagi memiliki tempat tinggal. Ia berharap ada bantuan dari pemerintah maupun para dermawan agar bisa kembali membangun rumahnya.

0 Komentar