Prof Aripin Resmi Jadi Calon Rektor Baru Unsil, Terpilih Secara Mufakat

Prof Aripin calon rektor terpilih Unsil 2026-2030
Para peserta sidang tertutup pemilihan calon rektor Unsil difoto bersama, Senin (11/5/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Senat Universitas Siliwangi (Unsil) akhirnya menetapkan Prof. Dr. Eng. Ir. Aripin, IPU., ASEAN Eng sebagai calon rektor terpilih periode 2026–2030, Senin (11/5/2026).

Menariknya, penentuan nahkoda baru kampus itu tidak ditempuh lewat duel angka di bilik suara, melainkan melalui musyawarah mufakat yang disebut berjalan “ramai tapi indah”.

Ketua Senat Unsil Prof Dr Deden Mulyana SE MSi CRA CRP menjelaskan, sidang tertutup pemilihan calon rektor digelar berdasarkan Peraturan Senat Nomor 2 Tahun 2025 tentang tata cara pemilihan rektor.

Baca Juga:Konvoi Persib di Tasikmalaya Berujung Pembinaan, Belasan Remaja Diamankan PolisiPenutup Bambu Rapuh Jadi Petaka! Lansia jatuh ke Sumur di Kawalu Tasikmalaya

“Tahapan pertama yang kami lakukan adalah musyawarah mufakat. Kalau tidak tercapai, baru voting,” ujarnya kepada Radar usai sidang.

Menurut dia, forum senat sepakat lebih mengedepankan jalan mufakat dibanding adu suara terbuka.

Bahkan perangkat voting seperti kotak suara, bilik, hingga surat suara yang sudah disiapkan panitia akhirnya tidak terpakai.

“Sudah disiapkan semua instrumen voting, tapi ternyata forum sepakat musyawarah mufakat. Jadi bilik suara cuma jadi penonton,” katanya sambil tersenyum.

Deden mengungkapkan, suasana sidang sempat memanas ringan ketika pembahasan mengerucut pada nama calon terpilih.

Demi menjaga objektivitas, dua calon rektor yang juga anggota senat diminta keluar ruangan sementara.

“Nah, dua calon rektor ini kami usir dulu dari ruangan supaya steril dan lebih leluasa bermusyawarah,” ucapnya disambut tawa peserta wawancara.

Baca Juga:Kebakaran Pabrik Gantungan Baju di Tasikmalaya Masih MisteriusNobar Persib vs Persija di Tasikmalaya Sisakan Kebisingan Knalpot Brong, 11 Motor Disikat Polisi

Dari hasil pembicaraan empat komisi senat, mayoritas mengarah pada Prof Aripin.

Dalam tahap penyaringan sebelumnya, Prof Aripin memang unggul jauh dengan raihan 20 suara, sementara dua kandidat lain, Dr Ade Rustiana dan Dr Asep Suryana Abdurrahmat, masing-masing memperoleh empat suara.

“Karena aspirasi berkembangnya juga sudah sangat terlihat, akhirnya forum bulat menyepakati Prof Aripin sebagai calon rektor terpilih Unsil 2026–2030,” jelasnya.

Sidang tersebut dihadiri 31 anggota senat dari total 33 orang. Dua anggota lain berhalangan hadir karena sedang menunaikan ibadah haji.

Deden menilai mekanisme musyawarah mufakat menjadi langkah elegan untuk menghindari friksi internal kampus.

Menurutnya, proses itu bahkan mendapat apresiasi dari kuasa kementerian yang hadir sebagai saksi.

0 Komentar