Pertama dalam Sejarah, Barcelona Raih Gelar Liga Spanyol dengan Mengalahkan Real Madrid

Barcelona
Selebrasi pemain Barcelona usai memastikan gelar juara dengan mengalahkan rival abadinya, Real Madrid. Foto: Tangkapan layar Youtube
0 Komentar

Semua itu tidak lepas dari sentuhan Hansi Flick.

Meski sempat mendapat kritik akibat tersingkir dari Copa del Rey dan Liga Champions oleh Atletico Madrid, pelatih asal Jerman tersebut tetap mempertahankan filosofi permainan menyerang dengan garis pertahanan tinggi dan pressing agresif.

Hasilnya, Barcelona menjadi tim paling atraktif di Spanyol musim ini. Mereka tidak hanya menang, tetapi juga bermain menghibur dan konsisten sepanjang musim.

Menariknya, kesuksesan Barcelona musim ini tidak hanya bergantung pada satu pemain.

Baca Juga:Mengapa AC Milan yang Lolos ke Liga Champions Jika Punya Poin yang Sama dengan AS Roma dan ComoCurva Sud Tuding Furlani Hancurkan Tim Scudetto AC Milan: Mereka Menginjak-injak Sejarah Milan

Robert Lewandowski memang tetap penting, tetapi Flick berhasil menciptakan sistem yang membuat banyak pemain bisa tampil sebagai pembeda.

Lamine Yamal menjadi salah satu bintang terbesar musim ini sebelum cedera menghambat momentumnya. Raphinha juga tampil luar biasa sebelum sempat absen panjang akibat cedera.

Selain itu, Ferran Torres dan Fermin Lopez beberapa kali muncul sebagai penentu kemenangan Barcelona.

Kehadiran Marcus Rashford yang dipinjam dari Manchester United juga menjadi kejutan sukses.

Pada laga El Clasico, Rashford mencetak tendangan bebas penting yang membantu memastikan kemenangan Blaugrana.

Di lini belakang, Barcelona juga menunjukkan regenerasi luar biasa. Nama-nama muda seperti Pau Cubarsi, Eric Garcia, dan Gerard Martin tampil solid sepanjang musim.

Mereka mampu mengatasi absennya kapten tim Ronald Araujo yang sempat menepi karena masalah pribadi.

Baca Juga:Protes Curva Sud AC Milan di San Siro: Usir Furlani dan Nyanyikan Lagu untuk Paolo MaldiniAC Milan Terancam Gagal Lolos ke Liga Champions, Paolo Di Canio: Tim Tak Punya Identitas

Bagi Hansi Flick, gelar ini menjadi bukti nyata keberhasilannya merevolusi Barcelona dalam waktu singkat.

Sang pelatih sebelumnya memang sudah menegaskan bahwa target utama timnya adalah mempertahankan dominasi di Liga Spanyol.

“Saya hanya fokus pada pertandingan ini. El Clasico selalu spesial bagi semua orang. Penting bagi klub, pemain, dan fans,” ujar Flick sebelum pertandingan.

Kini Barcelona resmi kembali ke puncak sepak bola Spanyol. Sebaliknya, Real Madrid harus menutup musim kedua beruntun tanpa gelar domestik maupun Eropa.

Bagi para pendukung Barcelona, tidak ada cara yang lebih sempurna untuk meraih trofi selain mengalahkan rival terbesar mereka secara langsung di El Clasico.

0 Komentar