RADARTASIK.ID— Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurachman menyoroti potensi celah korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis, termasuk dugaan praktik jual-beli titik dapur SPPG yang akan diperiksa langsung di lapangan.
Pemerintah mulai memberi perhatian serius terhadap dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman menyatakan akan turun langsung ke lapangan untuk menelusuri informasi mengenai dugaan praktik jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Baca Juga:Reformasi Polri 2026: Yusril Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden, Kompolnas DiperkuatBeckham Putra Tatap Duel Kontra Persija dengan Kepercayaan Diri Tinggi, Sudah Punya Modal Penting
Pernyataan itu disampaikan Dudung saat ditemui di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
“Banyak celahnya, salah satunya saya dapat informasi tentang ada jual-beli titik. Nanti akan saya lihat itu jual-beli titik,” ujar Dudung Abdurachman dilansir dari disway.id.
Purnawirawan Jenderal Bintang empat ini mengungkapkan bahwa dari berbagai laporan yang diterimanya, terdapat sejumlah titik rawan penyimpangan dalam implementasi program MBG, salah satunya berkaitan dengan dugaan transaksi titik lokasi SPPG yang semestinya difokuskan untuk pelayanan publik.
Menurut mantan KSAD ini, informasi awal yang diterima menunjukkan adanya indikasi praktik jual-beli titik pelayanan yang berpotensi menggeser tujuan utama program.
Karena itu, ia menilai verifikasi langsung ke lapangan menjadi langkah penting agar temuan yang diperoleh benar-benar berbasis fakta, bukan sekadar laporan sepihak.
Dudung Abdurachman menegaskan tidak ingin terburu-buru menyampaikan kesimpulan sebelum melakukan pengecekan langsung.
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh informasi yang berkembang dapat diuji secara objektif, termasuk dugaan penyimpangan yang berkaitan dengan tata kelola distribusi makanan dan pengelolaan dapur MBG.
Baca Juga:MotoGP Prancis 2026: Veda Ega Pratama Siap Jadi Kejutan di Le Mans, Mario Suryo Aji Bidik KebangkitanPersija Lanjutkan Tren Positif, Macan Kemayoran Tampil Garang dan Tundukkan Persijap di Jepara
Dudung juga menyoroti pentingnya pengawasan agar program strategis nasional itu tidak dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan sempit lainnya.
Menurutnya, program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat harus dijaga dari segala bentuk praktik yang berpotensi merusak integritas pelaksanaannya.
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menyebut laporan mengenai berbagai potensi ketimpangan memang cukup banyak masuk ke meja KSP.
Namun, ia memilih bersikap hati-hati dan baru akan membeberkan hasil temuannya setelah investigasi lapangan dilakukan dalam waktu dekat.
