TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Ribuan warga Kabupaten Tasikmalaya memadati kawasan Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya pada Senin (4/5/2026) malam. Mereka antusias menghadiri gelaran budaya bertajuk “Nyukcruk Galur Galunggung”, yang untuk ketiga kalinya digelar di daerah tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian besar “Napak Tilas Padjajaran”, sebuah perjalanan budaya yang telah dimulai sejak 2 Mei 2026 di Sumedang. Rangkaian tersebut akan terus berlanjut ke sejumlah daerah di Jawa Barat sebelum mencapai puncaknya di Bandung pada 16–17 Mei 2026 mendatang.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah kirab budaya Mahkota Binokasih, yang menempuh rute sekitar dua kilometer.
Baca Juga:MAN 1 Tasikmalaya Berjaya di Olimpiade PPKN Ke-IX 2026 Tingkat NasionalEmpat Korban Penyiraman Air Keras Masuk Ruang Operasi RSUD dr Soekardjo Kota Tasik, dr Titie Jelaskan Kondisi
Kirab berlangsung meriah dengan arak-arakan kereta kuda yang membawa simbol kebesaran, diiringi para dayang yang mengenakan busana adat Sunda. Sepanjang perjalanan, rombongan disambut antusias warga yang telah berjejer di pinggir jalan.
Gubernur Jawa Barat bersama rombongan tampak menyapa masyarakat sepanjang rute kirab. Suasana pun terasa semarak, layaknya penyambutan raja dalam tradisi kerajaan Sunda, dengan iringan pasukan dan dayang-dayang yang menambah nuansa sakral sekaligus meriah.
Di kawasan Lapangan Gebu, Kompleks Pemkab Tasikmalaya, masyarakat sudah tumpah ruah menunggu kedatangan rombongan. Setibanya di lokasi, acara dilanjutkan dengan penampilan seni budaya dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang turut memeriahkan panggung utama. Kehadiran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut mencairkan suasana.
Ia beberapa kali melontarkan candaan saat berbincang dengan pembawa acara, sehingga mengundang gelak tawa dari para hadirin. Suasana penuh keceriaan pun terasa sejak awal hingga akhir rangkaian kegiatan.
Di penghujung acara, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan kepada masyarakat Tasikmalaya untuk menjaga kelestarian kawasan Gunung Galunggung.
“Jaga Galunggung, ulah diruksak,” ujarnya usai menutup kegiatan di Lapangan Gebu.
Selain itu, ia juga menyinggung rencana perbaikan infrastruktur, khususnya akses jalan menuju wilayah Taraju yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah.
“Nanti untuk jalan Taraju bakal diperbaiki,” singkatnya.
Baca Juga:Diduga Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Enam Orang Masuk RSUD dr Sokardjo TasikmalayaAnggaran dengan Menu Misterius!
Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku bersyukur karena acara berjalan lancar dan mendapat perhatian langsung dari pemerintah provinsi.
