AC Milan Bakal Jadikan Toulouse Laboratorium Pemain Muda: Ikuti Jejak City dan Chelsea

AC Milan
Ilustrasi AC Milan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Media Italia Calciomercato mealporkan arah baru mulai terlihat dalam strategi pengembangan pemain muda AC Milan.

Klub raksasa Italia itu disebut-sebut akan mulai menjalin kolaborasi lebih erat dengan Toulouse FC, yang berada di bawah kepemilikan grup yang sama, RedBird Capital Partners.

Selama ini, meski berada di bawah satu payung kepemilikan, Milan dan Toulouse terbilang tidak pernah memiliki kerja sama teknis yang signifikan.

Baca Juga:Siap Beri Diskon untuk AC Milan, Agen Mateta Muncul di San SiroPemainnya Terlalu Lembek dalam Duel Bola Mati, Brighton Rekrut Petarung MMA

Hal ini berbeda dengan model multi-klub lain di sepak bola modern, seperti Red Bull GmbH yang mengelola jaringan klub seperti Leipzig dan Salzburg, atau City Football Group yang membawahi Manchester City dan sejumlah klub di berbagai benua.

Pemilik RedBird, Gerry Cardinale, sebelumnya memang memilih pendekatan konservatif demi menjaga identitas masing-masing tim dan menghindari potensi konflik dengan suporter.

Sejak mengakuisisi Toulouse pada 2020 dan Milan pada 2022—dengan nilai mencapai €1,2 miliar atau sekitar Rp20,4 triliun (kurs €1 = Rp17.000)—kedua klub berjalan dengan jalur masing-masing tanpa sinergi nyata.

Namun kini, situasi mulai berubah. Milan dikabarkan melihat Toulouse sebagai mitra ideal untuk pengembangan pemain muda.

Skema yang dirancang adalah meminjamkan talenta muda Rossoneri ke klub Ligue 1 tersebut agar mendapatkan menit bermain lebih banyak di level kompetitif.

Langkah ini dinilai realistis, mengingat tidak semua pemain muda bisa langsung menembus tim utama Milan yang sarat tekanan.

Dengan bermain di Toulouse, mereka bisa mengasah kemampuan tanpa tekanan sebesar di Serie A, sekaligus tetap berada dalam ekosistem RedBird.

Baca Juga:Venezia Kembali ke Serie A, Pisa dan Verona Terjun ke Serie BBarcelona Belum Punya Cukup Dana untuk Boyong Bastoni

Beberapa nama mulai dikaitkan dengan rencana ini, seperti Kevin Zeroli, Warren Bondo, hingga talenta muda lain seperti Odogu.

Mereka diproyeksikan menjadi bagian dari gelombang pertama kolaborasi Milan-Toulouse jika rencana ini benar-benar terealisasi.

Sinyal perubahan arah ini sebenarnya sudah terlihat sejak bursa transfer Januari lalu. Saat Milan hampir merekrut bek muda Kolombia, Juan Arizala, dari Independiente Medellin yang rencananya langsung dipinjamkan ke Toulouse.

Meski pada akhirnya transfer gagal karena sang pemain memilih Udinese, ide kerja sama tersebut menunjukkan bahwa jarak antara kedua klub mulai dipersempit.

0 Komentar