Venezia Kembali ke Serie A, Pisa dan Verona Terjun ke Serie B

Venezia
Selebrasi pemain dan pendukung Venezia FC usai memastikan diri kembali ke Serie A. Foto: Tangkapan layar Instagram@Veneziafc
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Venezia FC memastikan diri kembali ke kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A, hanya dalam waktu satu musim setelah sebelumnya terdegradasi.

Kepastian itu diraih usai hasil imbang di kandang Spezia pada pekan ke-37 Serie B, ditambah kekalahan pesaing terdekat Monza di markas Mantova.

Di balik kesuksesan ini, sosok pelatih Giovanni Stroppa menjadi arsitek utama dan kembali membuktikan kapasitasnya sebagai spesialis promosi.

Baca Juga:Barcelona Belum Punya Cukup Dana untuk Boyong BastoniLa Gazzetta: Inter Terseret Kasus Wasit Rocchi, Terancam Sanksi Pengurangan Poin

Setelah sebelumnya sukses membawa Cremonese naik lewat jalur play-off, kini ia mengantar Venezia promosi langsung dengan performa yang nyaris sempurna.

Venezia menutup 37 pertandingan dengan koleksi 79 poin, hasil dari 23 kemenangan, 10 hasil imbang, dan hanya 4 kekalahan.

Catatan tersebut menjadikan mereka tim paling konsisten sepanjang musim.

Lebih impresif lagi, kekalahan terakhir mereka terjadi hampir tiga bulan lalu, tepatnya pada Februari, yang menegaskan stabilitas performa tim hingga akhir kompetisi.

Secara statistik, Venezia tampil dominan. Mereka mencetak 74 gol—menjadi tim dengan lini serang paling produktif—serta hanya kebobolan 31 gol, salah satu pertahanan terbaik di liga.

Selisih gol +44 menjadi bukti bahwa tim berjuluk oranye-hitam-hijau ini bukan sekadar promosi, tetapi melakukannya dengan kualitas.

Keberhasilan ini tidak lepas dari identitas permainan yang jelas. Stroppa menerapkan formasi 3-5-2 yang solid dan fleksibel.

Di bawah mistar, Filip Stankovic tampil konsisten sebagai benteng terakhir.

Lini belakang dipimpin oleh Michael Svoboda bersama talenta muda Fali Candé Schingtienne, sementara sektor sayap dihidupkan oleh Ridgeciano Haps dan Alexis Hainaut yang aktif membantu serangan.

Baca Juga:Spalletti Kontak Langsung Bernardo Silva: Juventus Tawarkan Gaji €7 Rp119 Miliar Plus BonusAC Milan Cuci Gudang Para Gelandang: Pertahankan Rabiot, Ricci dan Jashari, Bidik Anguissa serta Javi Guerra

Di lini tengah, Gianluca Busio menjadi pengatur tempo, didukung Kike Perez dan Issa Doumbia yang memberi keseimbangan antara kreativitas dan kekuatan fisik.

Sementara di lini depan, duet John Yeboah dan Matteo Adorante tampil tajam dengan total kontribusi 49 gol, kombinasi gol dan assist yang menjadi kunci produktivitas tim.

Presiden klub, Duncan Niederauer, kini mulai menatap musim depan.

Venezia berencana mempertahankan kerangka tim inti sekaligus menambah pemain berpengalaman guna menghindari nasib terdegradasi kembali.

Selain itu, proyek stadion baru juga terus berjalan dan ditargetkan rampung pada 2027 sebagai simbol ambisi jangka panjang klub.

0 Komentar