Polisi juga mengingatkan bahwa rekonstruksi idealnya dilakukan di lokasi asli dengan kondisi yang belum berubah. Namun dalam praktik, simulasi tetap dimungkinkan selama mendekati kenyataan.
Di sisi lain, kasus penganiayaan yang juga melibatkan pedagang bakso tersebut sudah lebih dulu menemukan titik terang. Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dengan peran berbeda.
“Tidak ada aktor intelektual. Ini spontan karena emosi,” kata Herman.
Baca Juga:Serangan Siber Mengintai, Diskominfo Kota Tasikmalaya Wajib Perkuat SistemJam Kerja ASN Kota Tasikmalaya akan Berubah, Masuk 07.30 Mulai Digodok Perwalkotnya
Meski demikian, penyidikan masih terbuka. Kemungkinan munculnya pelaku lain belum ditutup.
Di Kota Tasikmalaya, hukum masih berjalan pelan—menimbang bukti di tengah riuh opini. Sementara publik, seperti biasa, diminta bersabar, meski kepastian terasa seperti barang mahal yang belum juga tiba. (rezza rizaldi)
