Duel Sesama Aprilia Memanas, Marco Bezzecchi Masih Terdepan di Perburuan Gelar MotoGP 2026

Adu teknik di tikungan antara Marco Bezzecchi vs Marc Marquez
Adu teknik di tikungan antara Marco Bezzecchi vs Marc Marquez saat balapan. Foto: MotoGP
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026 mulai menampilkan aroma duel internal yang panas di kubu Aprilia Racing.

Selepas seri Jerez yang digelar pada Minggu, 26 April 2026, Marco Bezzecchi memang gagal menutup akhir pekan dengan kemenangan.

Namun, finis di posisi kedua sudah cukup menjaga namanya tetap bertengger di pucuk klasemen sementara.

Konsistensi menjadi senjata utama pembalap Italia itu sepanjang musim ini.

Baca Juga:Timnas Indonesia Panggil 3 Pemain Persib Bandung untuk ASEAN Hyundai Cup 2026, Ini Daftar Lengkapnya Persib Bandung Bermain di ACL Elite Musim Depan? Begini Analisanya untuk Disimak Bobotoh Baik-Baik

Tambahan poin dari Jerez membuat Bezzecchi mengoleksi 101 angka, sekaligus mempertahankan jarak aman dari para pesaing terdekatnya.

Meski belum sepenuhnya dominan di lintasan, performa stabilnya menjadikan ia sosok yang paling kukuh dalam perebutan mahkota juara.

Dengan demikian duel sesama Aprilia memanas, namun Bezzecchi masih terdepan di perburuan gelar MotoGP 2026.

Sementara itu Jerez sendiri menghadirkan cerita menarik. Marc Marquez akhirnya mencicipi kemenangan perdananya musim ini saat tampil tercepat pada Sprint Race.

Namun sorotan utama bergeser sehari kemudian ketika Alex Marquez tampil gemilang dan keluar sebagai pemenang pada balapan utama hari Minggu.

Hasil itu memperlihatkan bahwa peta persaingan musim ini belum sepenuhnya terbaca.

Nama-nama besar mulai menemukan ritme, sementara para kandidat baru terus menekan dari belakang.

Baca Juga:Dony Tri Pamungkas Mesin Muda Persija yang Kian Bersinar, Tolak Terdistraksi Isu Klub Asing, Siap Lawan PersibVeda Pantang Menyerah di Jerez, Sempat Bikin Kejutan di Kualifikasi, Ini Posisi Startnya Setelah Terjatuh

Meski demikian, ancaman paling nyata bagi Bezzecchi justru datang dari garasi yang sama.

Rekan setimnya di Aprilia Racing, Jorge Martin, terus menempel ketat di posisi kedua dengan raihan 90 poin. Selisih 11 angka membuat duel internal Aprilia berpotensi menjadi poros utama perebutan gelar dunia musim ini.

Situasi tersebut menempatkan Aprilia dalam posisi ideal sekaligus rumit.

Di satu sisi, mereka menguasai dua posisi teratas klasemen.

Di sisi lain, rivalitas antarpembalap di dalam tim bisa berkembang menjadi pertarungan yang jauh lebih panas dibanding persaingan dengan pabrikan lain.

Sementara itu, Marc Marquez masih harus bekerja keras untuk kembali masuk jalur perebutan gelar.

Meski kemenangan di Sprint Race menjadi sinyal kebangkitan, juara dunia bertahan itu masih tercecer di peringkat kelima dengan 57 poin, terpaut 44 angka dari Bezzecchi.

Jarak tersebut belum mustahil dikejar, tetapi Marc membutuhkan lebih dari sekadar satu akhir pekan impresif.

0 Komentar