RADARTASIK.ID – Inter Milan terus mengarahkan proyek pembaruan skuadnya dengan pendekatan yang semakin “Italia”.
Fokus terbaru Nerazzurri adalah sektor penjaga gawang, di mana mereka mulai mempertimbangkan opsi kiper lokal yang saat ini bermain di luar negeri, termasuk nama Guglielmo Vicario dari Tottenham Hotspur.
Situasi ini tak lepas dari tanda tanya terkait masa depan Josep Martínez, kiper asal Spanyol yang didatangkan dari Genoa CFC pada bursa transfer musim panas 2024 dengan nilai €14 juta atau sekitar Rp238 miliar.
Meski sempat menunjukkan performa menjanjikan, posisinya kini belum sepenuhnya aman.
Baca Juga:Allegri Minta Jaminan Furlani dan Igli Tare Beli Pemain yang Sesuai dengan Nama Besar AC MilanLiverpool Kesal, Juventus Ingin Comot Alisson Becker Tanpa Biaya Transfer
Martínez sendiri sempat menjadi sorotan setelah tampil heroik dalam kemenangan dramatis Inter atas Como di semifinal Coppa Italia.
Ia bahkan mengunggah pesan emosional di media sosial, menulis bahwa “sepak bola itu indah ketika menjadi gila,” menyusul keberhasilan timnya menang 3-2 lewat comeback.
Sejak bergabung, kiper kelahiran 1998 itu telah mencatatkan 18 penampilan bersama Inter, dengan rincian kebobolan 13 gol dan mencatatkan 9 clean sheet.
Ia juga masih terikat kontrak hingga Juni 2029 dengan gaji sekitar €1,5 juta per musim, setara Rp25,5 miliar.
Namun, kondisi di balik layar tidak sepenuhnya mulus. Pelatih Cristian Chivu memberikan sinyal bahwa posisi Martínez belum benar-benar tak tergantikan.
Dalam konferensi pers, ia sempat menyatakan bahwa tidak ada jaminan sang kiper akan tampil di final, sekaligus menegaskan bahwa keputusan pemilihan pemain tetap berdasarkan kondisi dan kebutuhan tim.
Sejumlah laporan media Italia seperti La Gazzetta dello Sport dan Corriere dello Sport mengindikasikan bahwa performa Martínez belum sepenuhnya konsisten, baik dari sisi fisik maupun kesiapan bermain.
Baca Juga:Tanpa Ranieri dan Massara, Tiket Liga Champions Cara Gasperini Kendalikan AS RomaLorenzo Di Benedetto: Manajemen Juventus Wajib Menyediakan Skuad Scudetto untuk Spalletti
Bahkan, ada momen di mana ia dinilai belum mampu sepenuhnya menggantikan peran Yann Sommer sebagai penjaga gawang utama di kompetisi liga.
Laporan lain menyebut adanya masalah kecil dalam disiplin waktu latihan, meski tidak tergolong serius.
Namun, dalam lingkungan tim yang sangat kompetitif seperti Inter, detail kecil semacam ini tetap menjadi perhatian pelatih.
