RADARTASIK.ID— Manajer Persib Bandung H Umuh Muchtar tak ingin euforia sesaat membuat tim lengah. Pesan Wa Haji Umuh kepada para pemain Persib agar di enam laga sisa Persib tak boleh tergelincir.
Di tengah ketatnya perburuan gelar, ia menilai mentalitas pemain menjadi fondasi utama untuk menjaga posisi di puncak klasemen hingga akhir musim.
Menurutnya, tidak ada ruang untuk meremehkan lawan, termasuk tim-tim papan tengah.
Baca Juga:Laga Persib vs Arema FC Penentu Arah Juara: Persib Bidik Momentum, Singo Edan Datang dengan Percaya DiriIni 2 Lokasi Disiapkan untuk Penukaran Tiket Laga Persib Bandung vs Arema FC, Catat Jadwal Lengkapnya
Ia mengingatkan bahwa setiap pertandingan di sisa kompetisi memiliki bobot yang sama pentingnya, bahkan bisa menjadi penentu nasib juara.
Umuh menggarisbawahi bahwa target tim sudah sangat jelas: menyapu bersih enam laga tersisa tanpa kompromi.
Ia menekankan bahwa tidak boleh ada kekalahan jika Persib Bandung ingin tetap berada di jalur juara, sekaligus menjaga semangat tim tetap menyala di setiap pertandingan.
Lebih jauh, ia menyoroti pentingnya konsistensi fokus sepanjang laga.
Baginya, satu kesalahan kecil di momen krusial bisa berujung fatal.
Apalagi, tekanan terus datang dari para pesaing seperti Borneo FC dan Persija Jakarta yang siap memanfaatkan celah sekecil apa pun.
“Enam laga lagi, tidak ada kalah. Menang, menang, menang. Intinya itu dan tim tetap semangat,” kata H Umuh.
Di sisi lain, H Umuh juga mencoba meredam kekecewaan tim usai hasil imbang melawan Dewa United.
Ia mengakui para pemain sempat diliputi rasa kecewa mendalam, namun ia telah mengingatkan bahwa perjalanan belum selesai dan peluang masih terbuka lebar di sisa pertandingan musim ini.
Pesan itu kini menjadi bahan bakar baru bagi Maung Bandung.
Baca Juga:Nobar Persib vs Arema FC Kembali Menggema di Pusat Kota, Bobotoh Siap Padati Layar RaksasaPersib Tak Goyah, Bojan Hodak Membuat Bara Semangat Skuad Persib Tetap Menyala Hebat Jelang Lawan Arema FC
Dengan enam laga tersisa, setiap langkah akan menentukan—apakah mereka mampu bertahan di puncak, atau justru terpeleset di tikungan akhir.
