Turnamen Bulutangkis Senior Internasional Membludak, 3.000 Atlet Serbu Hundred Hoo Haa Cup 2026

turnamen bulutangkis senior internasional
Marlev Mainaky, Tournament Director Hundred Hoo Haa Cup 2026, Marcia Hutagalung, Co-Founder Hundred Hoo Haa Cup 2026 dan Sharan Kumar, Marketing and Promotion Manager PT. Mentari Cemerlang Indonesia berfoto bersama usai memberikan penjelasan tentang turnamen bulu tangkis Hundred Hoo Haa Cup 2026 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (22/4/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

JAKARTA, RADARTASIK.ID — Gairah bulutangkis tak kenal umur, tapi panggungnya sering pilih-pilih usia.

Celah itu kini coba ditambal lewat Hundred Hoo Haa Cup 2026, turnamen terbuka berskala internasional yang siap menggelar “pesta shuttlecock” pada 12–14 Juni 2026 di ICE BSD City, Hall 1.

Bukan turnamen kaleng-kaleng. Lebih dari 3.000 peserta dipastikan turun gelanggang, bertanding serentak di 25 lapangan dengan total hadiah mencapai Rp2,5 miliar.

Baca Juga:Api Membesar dari Dapur Warung Hanguskan Rumah di Dadaha Kota TasikmalayaCalhaj Kota Tasikmalaya Kloter 4 Berangkat Pagi Ini, Barang “Aneh” Siap Disikat

Angka yang cukup untuk membuat raket bergetar—dan ego kompetitif para pemain senior kembali panas.

Turnamen ini menyasar kelompok usia 35+ hingga 70+, dengan nomor lengkap mulai dari tunggal hingga ganda campuran.

Namun panitia tak berhenti di format konvensional. Ada kategori nyeleneh sekaligus strategis seperti 3 on 3 berbasis akumulasi usia, combined age, hingga VVIP—yang mempertemukan pengusaha dengan pemain profesional.

Sementara kategori Open Max.35 jadi jalur “liar” bagi pemain di bawah 35 tahun dengan kemampuan bebas.

Singkatnya, ini bukan sekadar turnamen—ini pasar bebas bagi gengsi dan stamina.

Tournament Director Marlev Mainaky mengakui, animo peserta di luar ekspektasi.

“Peminatnya tinggi, dari dalam dan luar negeri. Ini menandakan kebutuhan turnamen senior internasional memang besar,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Pendaftaran yang dibuka sejak 1 Februari melalui tiket.com akan ditutup pada 24 Mei 2026.

Baca Juga:Budaya CFD ASN Kota Tasikmalaya Diuji: Viman Gowes Hadiri Kegiatan, Siang Mobil Plat Merah Parkir di Bale KotaGugatan Balik PPP Jawa Barat! Sinyal Tegas Jaga Kendali Partai, DPC Jangan Ikut Larut

Hingga kini, peserta dari berbagai negara seperti Singapura, Korea, Malaysia, Kanada, China, hingga Belanda sudah masuk daftar.

Peta persaingan pun dipastikan tak sekadar lokal—ini miniatur kejuaraan dunia versi “usia matang”.

Co-Founder Marcia Hutagalung melihat ajang ini lebih dari sekadar kompetisi. Ada sisi emosional yang tak bisa diukur skor.

“Bagi banyak atlet, bulutangkis itu identitas. Turnamen ini jadi bukti perjalanan mereka belum selesai,” katanya.

Dari sisi industri, Sharan Kumar dari PT Mentari Cemerlang Indonesia menyebut ajang ini sebagai “mesin penggerak” ekosistem bulutangkis nasional.

Indonesia, kata dia, tak cukup hanya jadi pasar—harus jadi pusat aktivitas global.

Rangkaian menuju turnamen juga sudah tersusun rapi: pengumuman peserta pada 26 Mei, verifikasi hingga 31 Mei, drawing 2 Juni, dan technical meeting sehari sebelum laga dimulai.

0 Komentar