TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – MTsN 3 Kota Tasikmalaya melepas 177 siswa kelas IX tahun ajaran 2025/2026 dalam kegiatan perpisahan dan pelepasan yang digelar di salah satu rumah makan, Kamis (4/6/2026).
Para siswa tersebut telah menyelesaikan pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah dengan capaian kelulusan mencapai 100 persen.
Wakil Kepala MTsN 3 Kota Tasikmalaya Bidang Kesiswaan, Asep Rahmat, menyebut hasil yang diraih para siswa tahun ini menjadi salah satu capaian yang membanggakan bagi madrasah.
Baca Juga:BREAKING NEWS! SPPG Mulyasari Tamansari Kota Tasikmalaya Mendadak Berhenti Operasional, Tak Ada Batas WaktuTersangka Korupsi MBG Atur Verifikasi SPPG Hingga Mark Up Pengadaan Motor Listrik dan Sepatu
“kami merasa bangga karena seluruh siswa kelas IX tahun ajaran 2025/2026 dinyatakan lulus 100 persen. Selain menunjukkan capaian akademik yang baik, para siswa juga mampu menorehkan berbagai prestasi di bidang non-akademik, mulai dari pramuka, pencak silat hingga futsal,” ujarnya.
Di bidang akademik, capaian siswa terlihat dari hasil berbagai evaluasi yang telah diikuti, mulai dari ujian praktik, ujian madrasah hingga Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Sementara di bidang nonakademik, sejumlah kegiatan ekstrakurikuler berhasil meraih prestasi dalam berbagai ajang kompetisi.
Ekstrakurikuler Pramuka putra dan putri mampu bersaing hingga tingkat Priangan Timur dan Jawa Barat. Adapun cabang pencak silat berhasil meraih medali emas, perak, dan perunggu pada ajang IPSI Cup maupun sejumlah kejuaraan lainnya.
Tim futsal MTsN 3 Kota Tasikmalaya juga mencatatkan prestasi dengan meraih juara pertama pada ajang Madrasah Championship Kota Tasikmalaya.
Berbagai capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah yang berlokasi di Kecamatan Cibeureum tersebut.
Asep berharap para lulusan dapat mempertahankan semangat belajar dan karakter yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di MTsN 3 Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Sinyal Bahaya dari Bale Kota Tasikmalaya!Nostalgia di Kemang!
“kami berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke sekolah atau madrasah yang diinginkan. Yang tidak kalah penting, mereka harus tetap memiliki motivasi untuk belajar, berjuang, berorganisasi, berkolaborasi, bersinergi, serta mampu berkompetisi dengan tetap menjaga akhlakul karimah,” pungkasnya. (Fitriah Widayanti)
