RADARTASIK.ID – Bursa transfer musim panas Barcelona diprediksi berjalan hati-hati namun tetap ambisius.
Di tengah keterbatasan finansial, Presiden Joan Laporta tetap menyimpan mimpi besar: mendatangkan bek tangguh Alessandro Bastoni dan penyerang tajam Julian Alvarez.
Namun, media Italia Calciomercato memprediksi imipian Laporta justru membuat Barcelona mulai menjauh dari opsi mempermanenkan Marcus Rashford.
Baca Juga:Ditumbangkan Inter Usai Unggul 2-0, Jurnalis Italia Tuding Como Terjebak dengan Permainan CantikUsung Misi Balas Dendam, Fabregas Pakai Formasi Tiga Bek saat Hadapi Inter di Semifinal Coppa Italia
Penyerang asal Inggris itu dinilai belum cukup meyakinkan selama masa peminjamannya dari Manchester United, sekaligus dianggap terlalu mahal untuk ditebus.
Barcelona sebenarnya memiliki opsi pembelian senilai €30 juta atau sekitar Rp510 miliar (kurs €1 = Rp17.000).
Akan tetapi, angka tersebut dinilai terlalu membebani keuangan klub yang masih rapuh.
Meski Rashford mencatatkan 12 gol dan 13 assist dari 43 pertandingan di semua kompetisi, performanya dianggap tidak konsisten, terutama dalam laga-laga krusial.
Harapan besar sempat disematkan kepadanya, apalagi saat Raphinha mengalami cedera.
Namun dalam momen penting, termasuk laga Liga Champions melawan Atletico Madrid, Rashford gagal memberikan dampak signifikan dan “menghilang” saat tim membutuhkan kontribusinya.
Situasi ini membuat kemungkinan Rashford kembali ke Old Trafford semakin besar.
Bagi Manchester United, hal itu bisa menjadi masalah baru. Namun bagi Barcelona, kondisi ini justru membuka peluang untuk mengalihkan fokus ke target lain.
Baca Juga:Legenda Juventus Sarankan Allegri Latih Real Madrid, Bastoni Cocok di BarcelonaCerita Pilu Legenda AC Milan Berjuang Mengobati Anaknya yang Hyperaktif: Itu Momen Terburuk dalam Hidup Saya
Salah satu nama yang sempat masuk radar adalah Rafael Leao dari AC Milan.
Sayangnya, performa winger Portugal itu yang menurun membuat manajemen Blaugrana ragu.
Leao memang masih menjadi top skor Milan di Serie A dengan sembilan gol, tetapi ia mengalami penurunan performa signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Tak hanya itu, situasi internal Milan juga mulai berubah. Leao, yang memiliki gaji sekitar €7 juta per musim (sekitar Rp119 miliar), kini tidak lagi dianggap “tak tersentuh”.
Dengan nilai buku sekitar €11 juta (Rp187 miliar), Milan diperkirakan baru akan melepasnya di kisaran €40-50 juta atau sekitar Rp680 miliar hingga Rp850 miliar agar tetap mendapatkan keuntungan signifikan.
Angka tersebut tentu menjadi pertimbangan serius bagi Barcelona. Dengan kondisi keuangan yang masih belum stabil, bahkan biaya transfer Leao pun dinilai sebagai perjudian besar.
