RADARTASIK.ID – Laga sengit akan tersaji saat Inter Milan menghadapi Como 1907 pada leg kedua semifinal Coppa Italia.
Pertandingan yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza ini akan menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke final pada 13 Mei di Stadio Olimpico, menghadapi pemenang duel Atalanta kontra Lazio.
Leg pertama yang berlangsung awal Maret lalu berakhir tanpa gol dan cenderung minim peluang.
Baca Juga:Simone Eterno Minta Klub Italia Belajar dari Real Sociedad: Percaya Pemain AkademiPresiden Barcelona Larang Lewandowski Pergi ke Juventus Atau AC Milan
Namun, memori pertemuan terakhir kedua tim di Serie A masih sangat segar. Saat itu, Inter menang dramatis 4-3 dalam laga penuh tensi, meski Como sempat unggul lebih dulu.
Kini, duel di Meazza akan dimulai dari nol. Jika skor kembali imbang setelah 90 menit, pertandingan akan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu hingga adu penalti.
Wasit Davide Massa ditunjuk untuk memimpin jalannya laga krusial ini.
Dari kubu tuan rumah, Inter datang dengan kepercayaan diri tinggi. Gelar Scudetto ke-21 yang sudah dalam genggaman membuat tim asuhan Cristian Chivu kini bisa sepenuhnya fokus pada target lain, termasuk Coppa Italia.
Rotasi pemain diperkirakan kembali dilakukan. Alessandro Bastoni kemungkinan besar masih akan diistirahatkan demi menjaga kebugarannya untuk laga-laga penting berikutnya.
Sebagai gantinya, Yann Bisseck yang telah pulih dari cedera siap bersaing di lini belakang.
Di sektor penjaga gawang, Emil Audero tetap menjadi pilihan utama.
Sementara di lini depan, Marcus Thuram akan menjadi andalan, dengan kemungkinan didampingi oleh Ange-Yoan Bonny yang lebih diunggulkan dibandingkan Francesco Pio Esposito.
Dengan kedalaman skuad yang mumpuni dan tekanan yang relatif lebih ringan, Inter berada dalam posisi ideal untuk mengamankan tiket ke final.
Baca Juga:Diminati Barcelona, AC Milan Disarankan Jual Rafael Leao Rp850 MiliarFabrizio Romano: Modric Akan Bertahan Jika Ada Jaminan AC Milan Bisa Bersaing di Liga Champions
Sementara itu, Como asuhan Cesc Fabregas datang dengan motivasi tinggi untuk membalas kekalahan menyakitkan mereka di liga.
Kekalahan 3-4 dari Inter, setelah sempat unggul 2-0, masih membekas dan menjadi bahan bakar tambahan bagi tim tamu.
Namun, performa Como belakangan ini kurang stabil. Mereka hanya mampu meraih satu poin dari tiga laga terakhir di Serie A, yang membuat laju impresif sebelumnya sedikit terhenti.
