Komentar Bojan Hodak Terhadap Laga Dewa United vs Persib
Pelatih Bojan Hodak menilai pertandingan Dewa United vs Persib Bandung berjalan menarik dengan banyak peluang dan dinamika permainan.
Ia mengakui timnya cukup baik dalam aspek menyerang, terbukti dari kemampuan mengejar ketertinggalan.
Namun, ia juga menilai hasil tersebut belum memuaskan karena peluang untuk mencetak gol tambahan sebenarnya terbuka.
Baca Juga:Update BBM: Pemerintah Targetkan Stop Impor Solar Mulai Juli 2026, Akan Ubah Sawit Jadi BBM Bensin dan SolarKandang Rasa Tandang: PSIM “Mengungsi” ke Bali saat Jamu Persija, Ini Penjelasan Ketua Panpelnya
Sorotan utama Bojan Hodak tertuju pada kesalahan-kesalahan mendasar yang dilakukan pemainnya.
Ia menilai gol pertama terjadi akibat kurangnya konsentrasi, ketika pemain mengira bola sudah keluar sehingga berhenti bermain.
Sementara gol kedua disebutnya lahir dari kesalahan individu yang seharusnya bisa dihindari.
“Kami melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama seperti anak-anak. Kami berhenti bermain karena menganggap bola sudah keluar. Lalu gol kedua yang terjadi karena kesalahan individu,” ujar Bojan Hodak.
Komentar Eliano Reijnders
Pandangan serupa disampaikan bek kiri Persib, Eliano Reijnders.
Ia menilai timnya tidak memulai pertandingan dengan baik, namun secara bertahap mampu memperbaiki performa hingga akhirnya memaksakan hasil imbang.
Reijnders menegaskan bahwa seluruh pemain menunjukkan semangat juang tinggi hingga peluit akhir dibunyikan.
Meski sempat tertinggal dua gol, tim tetap berusaha bangkit dan tidak menyerah pada situasi sulit.
Baca Juga:Mantan Bek Persib Ini Tembok Kokoh Dewa United, Mentor Ideal Bek Muda Brian Fatari Rasa Kecewa Francisco Rivera Usai Persebaya Tersungkur di Kandang, Padahal Kuasai Bola 71 Persen
Hasil ini menjaga Persib tetap berada dalam persaingan, dengan enam pertandingan tersisa di musim ini.
Fokus berikutnya akan tertuju pada laga kandang melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026).
Di tengah evaluasi yang dilakukan tim pelatih, satu hal menjadi catatan positif: karakter Maung Bandung yang tak runtuh meski berada dalam tekanan.
Sebuah modal penting untuk menjaga asa di sisa kompetisi.
