Agus bahkan mengingatkan, dinamika di Mandalawangi bukan berdiri sendiri. Ada rangkaian konflik sebelumnya, termasuk gesekan internal dan kepentingan kelompok yang membuat forum tak lagi steril.
Kini Muscab memang telah ditutup. Tapi seperti politik pada umumnya—yang selesai di forum belum tentu selesai di belakang layar—keputusan akhir justru menunggu palu dari DPP PPP.
Dan satu pertanyaan masih menggantung di udara Kota Tasikmalaya: ini murni salah tafsir aturan, atau sejak awal memang sudah ada skenario yang disiapkan? (rezza rizaldi)
