RADARTASIK.ID – Masa depan Luka Modric bersama AC Milan mulai menjadi sorotan menjelang akhir musim 2025/2026.
Di usia 41 tahun, gelandang asal Kroasia itu masih menunjukkan kualitas kelas dunia, namun belum memastikan apakah akan tetap bertahan di San Siro musim depan.
Didatangkan secara gratis setelah mengakhiri perjalanan panjang bersama Real Madrid, Modric langsung menjadi sosok kunci di lini tengah Rossoneri.
Baca Juga:Daftar Pemain AS Roma yang Buat Hubungan Ranieri dan Gasperini RetakSiapa Christos Mouzakitis? Titisan Luka Modric yang Diincar Juventus
Ia tercatat tampil sebagai starter dalam 30 dari 32 pertandingan musim ini—sebuah bukti bahwa usia tidak menghalangi kontribusinya di level tertinggi.
Meski demikian, laporan dari Italia menyebutkan bahwa Modric memiliki tiga syarat utama jika ingin melanjutkan kariernya bersama Milan.
Ketiga poin ini menjadi penentu apakah sang maestro akan tetap mengenakan seragam merah-hitam musim depan.
1. Wajib Lolos ke Liga Champions
Syarat pertama, dan yang paling penting, adalah keberhasilan Milan mengamankan tiket ke Liga Champions.
Bagi Modric, kompetisi elite Eropa tersebut bukan sekadar turnamen, melainkan panggung yang sudah menjadi bagian dari identitasnya.
Sebagai pemain yang telah berkali-kali menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid, Modric ingin terus bersaing di level tertinggi.
Ia bahkan siap mengorbankan konsistensi di kompetisi domestik demi tampil maksimal di Eropa.
Baca Juga:Ribut dengan Ranieri, Gasperini Emosional Jelang Laga Lawan Atalanta: Aku Bukan Orang JahatJurnalis Italia Tuding Cardinale Rusak Warisan Sejarah AC Milan: Kemenangan Dianggap Mengganggu
Ambisi ini sejalan dengan statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Milan.
Ia juga baru saja kembali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Kroasia untuk ke-13 kalinya secara beruntun, menegaskan bahwa dirinya masih relevan di kancah sepak bola internasional.
2. Kejelasan Masa Depan Pelatih
Syarat kedua berkaitan dengan posisi pelatih. Modric dikabarkan ingin tetap bekerja di bawah arahan Massimiliano Allegri, sosok yang memberinya peran sentral di tim.
Hubungan profesional antara keduanya disebut sangat kuat, dengan rasa saling menghormati yang tinggi.
Modric menilai stabilitas di kursi pelatih menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan tim, terutama dalam hal kepemimpinan di dalam dan luar lapangan.
Spekulasi mengenai masa depan Allegri sendiri sempat mencuat, termasuk kemungkinan keterlibatannya di level tim nasional Italia.
Hal ini tentu menjadi perhatian bagi Modric sebelum mengambil keputusan akhir.
