Dewa United Siap Uji Level di Hadapan Persib Bandung, Duel Puncak Panas Tersaji di Banten di Pekan ke-28

Dewa United Siap Uji Level di Hadapan Persib Bandung
Dewa United Siap Uji Level di Hadapan Persib Bandung, Duel Puncak Panas Tersaji di Banten di Pekan ke-28. Foto: I League
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menilai laga Dewa United vs Persib Bandung menjadi momentum ideal untuk mengukur kematangan Banten Warriors di tengah tren performa yang terus menanjak.

Dewa United Banten FC tengah menyiapkan diri menghadapi ujian besar saat menjamu pemuncak klasemen Persib Bandung pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/26.

Pertandingan yang akan digelar di Banten International Stadium, Senin (20/4), diprediksi menjadi salah satu duel paling menyita perhatian pada pekan ini.

Baca Juga:Preview Persib vs Dewa United: Persib Waspadai Kebangkitan Dewa United, Ujian Berat Menanti di BantenBobotoh Persib Tersenyum, Selangkah Lagi Bojan Hodak Salip Rekor Indra Thohir yang Sudah Bertahan Lama

Menghadapi Maung Bandung yang datang dengan ambisi menjaga posisi teratas jelas bukan tugas ringan.

Namun, bagi pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, laga tersebut justru menjadi panggung ideal untuk mengukur sejauh mana perkembangan tim asuhannya.

Pelatih asal Belanda itu mengakui bahwa menghadapi Persib di kandang sendiri tetap menghadirkan tantangan besar.

Menurutnya, kualitas lawan yang konsisten berada di jalur perebutan gelar membuat pertandingan ini menjadi tolok ukur penting bagi Dewa United untuk membuktikan kapasitas mereka di level tertinggi kompetisi.

“Kami akui menghadapi Persib Bandung di kandang itu bukan hal yang mudah. Ini menjadi tantangan besar bagi kami untuk melihat sejauh mana kemampuan tim,” ujar Jan Olde Riekerink.

Di balik kewaspadaan terhadap kekuatan lawan, Riekerink tetap memancarkan optimisme.

Keyakinan itu tumbuh seiring performa impresif yang ditunjukkan Banten Warriors dalam beberapa laga terakhir.

Ia melihat adanya peningkatan signifikan, terutama dalam aspek disiplin permainan dan soliditas antarlini.

Baca Juga:Bandung di Mata Geraldo Santos Fisioterapis Persib: Dari Ruang Perawatan ke Ruang HealingDiplomasi Dua Jam di Paris, Presiden Prabowo–Macron Perkuat Poros Strategis Indonesia–Prancis

Mantan pelatih Galatasaray itu menilai kekuatan utama timnya saat ini tidak hanya bertumpu pada pendekatan taktik, tetapi juga pada atmosfer positif yang tercipta di lapangan.

Ia menyoroti bagaimana para pemain mulai menunjukkan kebersamaan yang kuat, bermain dengan rasa percaya diri, dan menikmati setiap momen pertandingan.

Menurut Riekerink, disiplin dalam menjalankan instruksi serta kebahagiaan saat bermain menjadi fondasi yang membuat performa tim terus meningkat.

Ia disebut merasa bangga melihat skuadnya tampil sebagai satu kesatuan yang solid, dengan semangat kolektif yang semakin terasa dari laga ke laga.

0 Komentar