RADARTASIK.ID – AC Milan tengah berada dalam periode sulit usai menelan kekalahan telak 0-3 dari Udinese di San Siro yang semakin memperburuk keadaan.
Hasil buruk di lapangan, ketegangan di ruang ganti, hingga hubungan yang mulai merenggang dengan para suporter menjadi gambaran situasi Rossoneri saat ini.
Sorotan tajam pun mengarah kepada Rafael Leao. Winger asal Portugal itu ditarik keluar di babak kedua dan mendapat siulan dari fans—sesuatu yang jarang terjadi pada pemain yang sebelumnya kerap menjadi idola publik Milan.
Baca Juga:Bawa Atletico Lolos ke Babak Semifinal Liga Champions, Simeone: Saya Merasakan Momen Ajaib6 Tuntutan Spalletti ke Petinggi Juventus Musim Depan: Beli Lima Pemain Baru
Untuk membaca situasi ini, mantan bek legendaris Milan, Serginho, memberikan pandangannya dalam wawancara dengan media Italia.
Ia menilai krisis yang dialami tim bukanlah sesuatu yang benar-benar mengejutkan.
Menurut Serginho, salah satu masalah utama Milan musim ini adalah kesulitan saat harus mengontrol permainan.
Ia menilai tim justru tampil lebih baik ketika menghadapi lawan besar dibandingkan saat melawan tim papan tengah atau bawah.
“Apa yang terjadi saat melawan Udinese bukan hal aneh. Milan musim ini tampil bagus melawan tim besar, tetapi sering kesulitan melawan tim yang lebih kecil. Ketika mereka harus membangun permainan, mereka justru mengalami kesulitan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi ini sebelumnya juga terlihat saat Milan bermain di San Siro melawan tim seperti Parma.
Ketidakmampuan menjaga konsistensi inilah yang membuat posisi mereka di klasemen tidak sebaik yang diharapkan.
Baca Juga:Barcelona Disingkirkan Atletico Madrid, Boban: Yamal KelelahanMedia Italia: Inter Bidik Pemain Buangan Dortmund dan Arsenal
Meski persaingan menuju empat besar Serie A semakin ketat, Serginho menegaskan bahwa Milan seharusnya tidak perlu terlalu memikirkan tim lain dan fokus ke performa sendiri.
“Saya tidak khawatir dengan tim di belakang Milan, saya justru khawatir dengan Milan itu sendiri. Jika mereka bermain dengan karakter seperti di derby dan beberapa laga besar lainnya, saya yakin mereka bisa finis di posisi dua atau tiga,” jelasnya.
Ia juga menyayangkan sejumlah hasil buruk yang sebenarnya bisa dihindari. Menurutnya, tanpa kesalahan-kesalahan tersebut, Milan seharusnya bisa berada di posisi yang lebih baik di klasemen.
