Pernyataan ini menjadi sindiran halus terhadap situasi di Trigoria yang belakangan memanas dan menjadi perhatian media.
Dalam kesempatan yang sama, Totti juga menyinggung kondisi sepak bola nasional.
Ia mengaku sulit menerima kenyataan bahwa Tim nasional Italia kembali gagal tampil di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Baca Juga:Bawa Atletico Lolos ke Babak Semifinal Liga Champions, Simeone: Saya Merasakan Momen Ajaib6 Tuntutan Spalletti ke Petinggi Juventus Musim Depan: Beli Lima Pemain Baru
“Sulit mencari kata untuk menggambarkan situasi ini. Saya tidak ingin menyalahkan siapa pun, tetapi jelas sesuatu harus berubah. Kita harus kembali seperti dulu,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Totti sempat melontarkan candaan yang mengundang senyum. Ia menyebut kemungkinan kembali bermain untuk Roma di usia 50 tahun.
“Kita buat saja berita besar sekarang: di usia 50 tahun saya kembali bermain. Ini tahun ke-100 Roma, usia saya 50… lalu kita menangkan Scudetto!” ucapnya sambil tertawa.
Meski hanya gurauan, pernyataan tersebut menunjukkan betapa kuatnya ikatan emosional Totti dengan Roma.
Di tengah konflik internal yang sedang berlangsung, suara Totti menjadi pengingat penting: sebesar apa pun perbedaan di dalam klub, rasa hormat kepada fans dan tujuan bersama harus tetap menjadi prioritas utama.
