1.915 Paket Proyek Mulai Dilelang, Pemkab Garut Alokasikan Rp 1,7 Triliun untuk Belanja Barjas 2026

pengadaan barang dan jasa Garut
ilustrasi: ChatGPT
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Seru. Pemkab Garut langsung membuka tahun 2026 dengan ribuan paket proyek pengadaan barang dan jasa (barjas). Anggaran jumbo. Rp 1,7 triliun. Panjang angka 0 (nol)-nya bisa bikin pusing kepala.

Sejak Awal Januari, Pemerintah Kabupaten Garut sudah menayangkan paket-proyek itu di Sistem Informasi Rencana Pengadaan Barang/Jasa (SIRUP). Baru 1.915 paket. Belum semuanya. Bisa dibayangkan, siapa yang mengawasi? Siapa yang merasakan manfaatnya nanti?

“Paket Pengadaan Barang dan Jasa yang sudah tayang pada Sistem Informasi Rencana Pengadaan Barang/Jasa (SIRUP) sebanyak 1.915 paket dengan pagu sebesar Rp 364.818.731.880,” ujar Kepala Bagian UKPBJ Setda Kabupaten Garut, Hari Wardana saat ditanya wartawan pada Minggu (1/2/2026).

Baca Juga:Lari yang Berubah Makna di Kota Tasikmalaya! (Part 1)Gelorakan Kedisiplinan, 93 Sekolah Ikuti LKBB Grilya Mustofa Nasional di MAN 1 Tasikmalaya

Banyak. Tapi sebagian masih proses input. Belum semua terlihat di lapangan. Belum tentu masyarakat merasakannya.

Menurut Hari, total pagu belanja barjas 2026 di Kabupaten Garut mencapai Rp 1.755.712.673.661 atau Rp 1,7 triliun. Tapi ingat, baru tayang. Baru angka di layar. Belum nyata.

“Sampai tanggal 27 Januari 2026 metode pemilihan jumlah paket pagu e-purchasing sebanyak 544 paket Rp 168.345.950.558, kemudian Pengadaan Langsung sebanyak 687 paket Rp 43.399.948.134,” katanya.

Selain itu, metode tender 8 paket Rp 28.178.414.500. Penunjukan langsung 1 paket Rp 13.662.000. Dikecualikan 106 paket Rp 6.883.933.576. Metode lainnya 0 paket.

Rincian pengadaan bisa dicek di SIRUP. Tapi Hari mengakui ada beberapa paket besar di tahun ini. Pengadaan benih kentang G-2 (UPLAND) Rp 11.520.000.000, Pengadaan Pupuk Rp 2.899.800.000, dan pekerjaan irigasi deep well Rp 2.400.000.000. Semua di Dinas Pertanian. Semua selesai tender.

Sedangkan di Dinas PUPR, akan dikerjakan rekonstruksi Jalan Pamegatan–Singajaya senilai Rp 1,4–1,9 miliar per segmen. Tender selesai. Lalu ada UOBK RSUD dr Slamet Garut dengan proyek rehabilitasi gedung IBS senilai Rp 1.003.392.000 dan gedung ICU Rp 5.496.010.000. Selesai tender juga.

“Paket pekerjaan yang telah dilaksanakan proses tender sampai dengan 27 Januari 2026 tidak ada paket yang gagal tender,” kata Hari.

Baca Juga:Logay, Nama yang Terlalu Banyak Gaya!Wajah Baru Pengurus PAC PDIP Tamansari, Imam Mulyana Isi Kursi Sekretaris

Tetap saja, enam paket masih di masa sanggah. Masih menunggu calon pemenang. Metode lain? Belum dilaporkan.

Hari menegaskan, 10 proyek strategis daerah ditetapkan Bupati Garut melalui keputusan terbaru. Ada jalan perkotaan, rekonstruksi jalan Cobogo–Karangsari, Talegong–Selaawi, Mekarmukti–Cijayana, dan proyek kanopi di Dinas Perindustrian. Nilainya Rp 1,5–11 miliar per proyek.

0 Komentar