PANGANDARAN, RADARTASIK.ID-Dinamika politik Kabupaten Pangandaran mengalami pergeseran. Wakil Bupati pangandaran H Ino Darsono kini resmi berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Hal itu dipastikan setelah orang nomor dua di Pangandaran tersebut, bertemu dengan mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo Jawa Tengah, beberapa hari lalu. Kepada wartawan, Ino Darsono mengaku mantap memilih PSI sebagai kendaraan politik barunya setelah cukup lama berada di luar partai politik.
Ia mengungkapkan, langkahnya masuk PSI difasilitasi Ketua DPD PSI Pangandaran serta Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin.
Baca Juga:Guru SD di Pangandaran Dapat Beasiswa S2 Universitas PadjadjaranKebakaran Melanda Rumah Makan di Kampung Turis Pangandaran
“Saya dengan senang hati ikut. Dulu tahun 2011 saya masuk Partai Amanat Nasional, tetapi tahun 2018 saya mengundurkan diri. Maka hari ini saya berminat kembali masuk partai politik,” ungkapnya berdasarkan video yang beredar.
Ia pun mengaku mengidolakan sosok Joko Widodo yang menjadi satu alasan utama dirinya memilih PSI. “Salah satu partai yang paling saya minati adalah PSI. Karena di mata saya Pak Jokowi itu orang yang paling hebat. Mudah-mudahan saya bisa ketularan ilmu beliau,” harapnya.
Ketua DPD PSI Kabupaten Pangandaran Yayan Sugiyantoro membenarkan bahwa pada hari Selasa (26/5/2026) kemarin, Ino resmi bergabung dengan partai berlambang gajah itu.
“Pak Ino Darsono resmi masuk PSI setelah bertemu langsung dan berdiskusi dengan Pak Jokowi sekitar 30 menit,” katanya kepada Radar Kamis (28/5/2026).
Menurut Yayan, komunikasi antara PSI dan Ino Darsono sebenarnya sudah berlangsung intens dalam dua pekan terakhir. Bahkan, Ino sudah siap untuk membesarkan PSI di Pangandaran.
“Selama dua minggu terakhir kami intens berkomunikasi. Kemudian saya kenalkan juga kepada Ketua DPW PSI Jawa Barat, Kang Abang Ijo Hapidin. Akhirnya sekarang ada pertemuan di Solo,” katanya.
Meski demikian, Yayan menyebut posisi Ino Darsono dalam struktur kepengurusan PSI masih akan dibahas lebih lanjut. “Kalau di pengurus belum masuk. Nanti kita lihat ke depan maunya seperti apa,” ucapnya.
Baca Juga:Harta Kekayaan Pj Sekda Pangandaran Mencapai Rp 25 MiliarInfluencer Pangandaran Kritisi Rencana Pembangunan di Pantai Batukaras
Ino merupakan politisi yang sudah berkiprah cukup lama, bahkan salah satu tokoh yang turut serta dalam proses pemekaran Kabupaten Pangandaran. Dia pernah menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran periode 2014-2019, saat dirinya juga menjadi nakhoda PAN di daerah tersebut.
