Tingkatkan Kapasitas Staf dan Pelaksana Kegiatan Upland Kabupaten Tasikmalaya Melalui Pengetahuan dan Inovasi

Upland Kabupaten Tasikmalaya
Staf dan penyuluh program Upland Kabupaten Tasikmalaya mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas pada 31 Maret hingga 3 April 2024, bertempat di Royal Hotel Padjajaran, Bogor. (Istimewa for Radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pelatihan peningkatan kapasitas staf merupakan bagian penting dalam usaha untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan para staf pemerintah serta penyuluh yang terlibat dalam program Upland Kabupaten Tasikmalaya.

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membantu para staf dalam menjalankan tugas sehari-hari, serta memperkuat kinerja dan kerja sama antaranggota tim.

Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat berkontribusi pada keberhasilan program secara keseluruhan.

Baca Juga:Meningkatkan Kesejahteraan Petani Kabupaten Tasikmalaya, Upland Hadir dengan Modal Pembiayaan yang MudahMengatasi Tantangan Pertanian di Dataran Tinggi, Solusi dari Proyek UPLAND

Terdapat berbagai metode yang diterapkan dalam pelatihan peningkatan kapasitas ini, seperti simulasi kelompok yang disesuaikan dengan situasi pekerjaan sehari-hari, pemberian sertifikat kepada pegawai yang berprestasi, serta penyediaan lingkungan kerja yang kondusif.

Selain itu, pelatihan ini juga dirancang untuk bersifat berkelanjutan agar dapat terus meningkatkan kualitas staf dalam jangka panjang.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Maret hingga 3 April 2024, bertempat di Royal Hotel Padjajaran, Bogor.

Salah satu fokus utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para peserta mengenai UPPO-Biogas, konservasi air, dan modernisasi pertanian.

Topik-topik ini sangat relevan dalam konteks pengelolaan pertanian yang berkelanjutan dan efisien, yang menjadi bagian dari prioritas utama dalam program Upland.

Menurut Risda Sinaga, perwakilan dari P2K Upland Project Kementerian Pertanian, pelatihan UPPO-Biogas tahun 2024 diselenggarakan dengan tujuan untuk memperdalam pemahaman para fasilitator desa serta penyuluh pertanian lapangan.

Sinaga menekankan bahwa, pada akhir masa program Upland, diharapkan para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara optimal sesuai dengan petunjuk pelaksanaan yang telah ditetapkan.

Baca Juga:Bukan Sekadar Bertani, Inilah Strategi Besar di Balik Pengembangan Padi Organik di Tasik UtaraPanen Lebih Menguntungkan! Inilah Peran BUMP dalam Peningkatan Harga Padi Organik di Kabupaten Tasikmalaya

Selain itu, pelatihan ini juga memberikan wawasan tentang berbagai inovasi dalam pengelolaan air, yang menjadi salah satu aspek penting dalam keberlanjutan pertanian.

Salah satu inovasi yang disorot dalam pelatihan ini adalah konservasi air untuk irigasi.

Konservasi air tidak hanya penting untuk memenuhi kebutuhan air dalam pertanian, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim yang dapat memicu fenomena seperti El Nino dan La Nina.

Oleh karena itu, pengelolaan air yang efisien menjadi sangat krusial dalam memastikan ketahanan sektor pertanian di masa depan.

0 Komentar