Pilgub Jabar Mulai Menghangat! Gerindra Petakan Donny dan Herdiat, Posisi Dedi Mulyadi Bagaimana?

Nama calon gubernur Jawa Barat dari Gerindra
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Amir Mahpud saat memberikan keterangan disela IFG Charity di Sunny Terrace, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Sabtu (31/10/2026). istimewa
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Peta politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2029 mulai bergerak, meski kontestasi masih beberapa tahun lagi.

Partai Gerindra Jawa Barat mulai membuka radar terhadap sejumlah kader yang dinilai berpotensi naik panggung dari pemerintahan kabupaten menuju level provinsi.

Dua nama yang kini mencuat adalah Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Baca Juga:Kampung CocoNut RI! Jurus UBK-Unisba Tingkatkan Nilai Jual Kelapa dan Perkuat Ketahanan Pangan KeluargaOJK Catat 330 Pengaduan Keuangan di Ciamis, Warga Diingatkan Waspadai Modus Penipuan

Keduanya disebut Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Amir Mahpud, sebagai bagian dari kader yang tengah masuk pemetaan internal partai.

Pernyataan tersebut disampaikan Amir seusai menghadiri kegiatan IFG Charity di Sunny Terrace, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Sabtu (31/10/2026).

Kemunculan dua nama itu menambah warna dalam dinamika politik menuju Pilgub Jabar.

Terlebih, saat ini kursi Gubernur Jawa Barat masih diduduki Dedi Mulyadi alias KDM, yang juga merupakan kader Gerindra.

Amir menjelaskan, pemetaan figur bukan semata-mata untuk menentukan siapa yang akan maju dalam kontestasi gubernur.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat mesin politik Gerindra, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional.

Menurutnya, Jawa Barat memiliki posisi strategis dalam menjaga kekuatan politik partai sekaligus mengamankan target keberlanjutan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk dua periode.

Baca Juga:IPSI Cup XI Kota Tasikmalaya Diserbu 1.314 Atlet, Pembinaan Pesilat Muda Diuji di ArenaPenjualan Online Tembus 60 Persen, JG Motor Targetkan Jadi Nomor Satu se-Jawa Barat

Karena itu, DPD Gerindra Jabar berkepentingan mengidentifikasi kader yang saat ini menduduki jabatan eksekutif.

Pengalaman memimpin daerah, masa jabatan, serta kontribusi terhadap partai menjadi sejumlah aspek yang diperhitungkan.

“DPD ini berkepentingan mendeteksi kader partai terbaik yang hari ini sedang menjabat di eksekutif. Bagaimana nilai kemanfaatannya secara elektoral bisa menunjang tujuan membesarkan partai,” ujar Amir kepada wartawan.

Ia menyebut Dony dan Herdiat bukan satu-satunya figur yang masuk radar. Masih ada sejumlah kepala daerah lain yang berpeluang mendapat ruang untuk mengembangkan karier politik melalui Gerindra.

Amir berpandangan, jabatan kepala daerah tidak harus menjadi titik akhir perjalanan politik seorang kader.

Setelah menyelesaikan masa kepemimpinan di daerah, mereka dapat didorong mengambil peran lebih luas, baik melalui DPR RI maupun kontestasi politik di tingkat provinsi.

Dengan kata lain, Gerindra mulai memikirkan bagaimana kader yang telah memiliki pengalaman pemerintahan bisa naik kelas. Namun, kontribusi terhadap penguatan partai tetap menjadi salah satu pertimbangan penting.

0 Komentar