Pilgub Jabar Mulai Menghangat! Gerindra Petakan Donny dan Herdiat, Posisi Dedi Mulyadi Bagaimana?

Nama calon gubernur Jawa Barat dari Gerindra
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Amir Mahpud saat memberikan keterangan disela IFG Charity di Sunny Terrace, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Sabtu (31/10/2026). istimewa
0 Komentar

Munculnya nama Dony dan Herdiat tentu memunculkan pertanyaan mengenai posisi Dedi Mulyadi dalam peta politik Gerindra menuju Pilgub Jabar mendatang.

Apalagi, KDM saat ini merupakan gubernur petahana sekaligus kader partai yang sama.

Namun, Amir menegaskan pemetaan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengurangi posisi maupun peluang politik Dedi Mulyadi.

Baca Juga:Kampung CocoNut RI! Jurus UBK-Unisba Tingkatkan Nilai Jual Kelapa dan Perkuat Ketahanan Pangan KeluargaOJK Catat 330 Pengaduan Keuangan di Ciamis, Warga Diingatkan Waspadai Modus Penipuan

Sebaliknya, Gerindra tetap membuka ruang bagi KDM untuk melanjutkan kepemimpinan apabila dinilai berhasil membawa perubahan bagi Jawa Barat.

Amir menyebut, keberhasilan kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan dan kontribusinya terhadap partai menjadi bagian dari dinamika yang akan diperhitungkan.

“Kita tidak sedang mendowngrade incumbent. Pak KDM juga kader Gerindra. Kita hanya memunculkan kader supaya ada pemetaan dan bisa mendeteksi siapa saja yang potensial,” tegasnya.

Bahkan, kemungkinan membangun pasangan politik dari sejumlah nama tersebut juga tidak tertutup. Amir mencontohkan peluang duet Dedi Mulyadi dengan Dony Ahmad Munir maupun Herdiat Sunarya.

Menurutnya, Pilgub Jabar merupakan kontestasi politik dengan kalkulasi dan mekanisme yang jauh lebih kompleks dibandingkan pemilihan di tingkat lingkungan.

Karena itu, berbagai kemungkinan perlu disiapkan sejak awal. Meski demikian, pembicaraan mengenai pasangan maupun calon definitif belum menjadi keputusan partai.

Di tengah munculnya sejumlah nama potensial, Amir menegaskan bahwa fokus utama Gerindra Jabar saat ini belum bergeser pada perebutan kursi gubernur.

Baca Juga:IPSI Cup XI Kota Tasikmalaya Diserbu 1.314 Atlet, Pembinaan Pesilat Muda Diuji di ArenaPenjualan Online Tembus 60 Persen, JG Motor Targetkan Jadi Nomor Satu se-Jawa Barat

Ia menyebut penguatan suara partai dan mengamankan target dua periode Presiden Prabowo Subianto masih menjadi prioritas utama.

Menurut Amir, pemetaan kader merupakan bagian dari pekerjaan organisasi untuk memastikan Gerindra memiliki banyak figur yang siap berkontribusi dalam kontestasi politik berikutnya.

Dengan demikian, munculnya nama Dony dan Herdiat tidak otomatis berarti Gerindra telah menentukan calon gubernur pengganti KDM. Begitu pula peluang KDM melanjutkan kepemimpinan belum tertutup.

Amir menegaskan keputusan akhir mengenai siapa yang akan mendapat tiket pencalonan tetap menjadi kewenangan partai, bukan keputusan sepihak pengurus daerah.

“Yang menentukan nanti siapa yang menjadi calon, apakah Pak Dony, Pak Herdiat atau siapa pun, itu keputusan partai,” pungkasnya.

Untuk sementara, bursa Pilgub Jabar masih sebatas pemetaan figur. Namun, satu hal mulai terlihat: Gerindra tidak ingin kekurangan stok kader ketika panggung politik Jawa Barat kembali dibuka. (rezza rizaldi)

0 Komentar