IPSI Cup XI Kota Tasikmalaya Diserbu 1.314 Atlet, Pembinaan Pesilat Muda Diuji di Arena

Ribuan Pesilat Bertarung di Dadaha
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra bersama para juri dan atlet saat membuka IPSI Cup XI di GOR Sukapura Dadaha, Jumat (30/10/ 2026). istimewa
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Ribuan pesilat dari berbagai daerah di Priangan Timur memadati GOR Sukapura Dadaha, Jumat (30/10/2026).

Sebanyak 1.314 atlet ambil bagian dalam Kejuaraan Open Pencak Silat Tasikmalaya IPSI Cup XI 2026.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang hanya diikuti sekitar 1.000 atlet.

Baca Juga:Penjualan Online Tembus 60 Persen, JG Motor Targetkan Jadi Nomor Satu se-Jawa BaratRSUD dr. Soekardjo Hadirkan ICU Baru dengan 16 Tempat Tidur, Tebar Semangat "Setulus Hati Kami Melayani"

Lonjakan peserta ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan pencak silat di daerah.

Namun, besarnya animo tersebut juga menjadi tantangan tersendiri bagi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tasikmalaya dalam memastikan pembinaan atlet tidak berhenti sebatas ramai di arena pertandingan.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026 itu, dibuka langsung Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong, didampingi perwakilan KONI dan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Momon Suryaman.

Diky menyampaikan apresiasi kepada IPSI Kota Tasikmalaya dan seluruh panitia yang konsisten menggelar kejuaraan tersebut hingga memasuki tahun ke-11.

Menurut dia, pencak silat bukan sekadar cabang olahraga yang mengejar medali dan prestasi.

Lebih dari itu, pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang harus dijaga dan dikembangkan, terutama di tengah generasi muda.

Baca Juga:LPPOM Dorong Ekosistem Halal Industri Bakso di TasikmalayaSeperempat Abad SOG Tasikmalaya: Vespa, Persaudaraan, dan Hydro Coplo!

“Pemerintah Kota Tasikmalaya sangat mendukung setiap kegiatan olahraga yang bersifat pembinaan, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

“Kejuaraan seperti IPSI Cup ini menjadi wadah strategis dalam menjaring bibit-bibit atlet pencak silat potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Tasikmalaya di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Tasikmalaya M Arif Gunawan menyebutkan, peningkatan jumlah peserta tahun ini menunjukkan tingginya antusiasme perguruan pencak silat dalam mengikuti kompetisi.

Sebanyak 1.314 atlet dari wilayah Priangan Timur diterjunkan untuk bertanding di berbagai kelas dan kategori. Angka tersebut bertambah sekitar 314 peserta dibandingkan IPSI Cup X yang diikuti 1.000 atlet.

Menurut Arif, kejuaraan ini bukan hanya menjadi ajang mengukur kemampuan pesilat, tetapi juga sarana meningkatkan jam terbang atlet muda sekaligus mempererat hubungan ant perguruan pencak silat.

“Selain untuk meningkatkan jam terbang para pesilat muda, kejuaraan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antarperguruan pencak silat yang ada di Kota Tasikmalaya,” tuturnya.

0 Komentar