2. Periksa Oli Mesin dan Oli Transmisi
Oli memiliki peran penting dalam melumasi komponen mesin sehingga dapat bekerja dengan baik. Setelah touring, pemilik kendaraan perlu memeriksa volume oli dan memastikan penggantiannya sesuai jadwal perawatan berkala.
Selain oli mesin, pengguna sepeda motor matik juga perlu memperhatikan oli transmisi atau oli gardan sesuai jenis kendaraan yang digunakan. Jadwal penggantian dapat berbeda pada setiap model sehingga pemeriksaan sebaiknya mengacu pada buku pedoman pemilik.
Jangan menunggu muncul gejala gangguan mesin untuk melakukan perawatan. Penggantian oli sesuai rekomendasi pabrikan membantu menjaga kinerja mesin dan komponen transmisi dalam jangka panjang.
Baca Juga:Punya Rumah Sendiri Makin Terjangkau? BPJS Ketenagakerjaan Punya Program KPR hingga Rp 500 JutaAsuransi Aing Jabar Perluas Perlindungan Pekerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Dukung Optimalisas
3. Cek Filter Udara
Jalur berdebu selama touring dapat membuat filter udara lebih cepat kotor. Padahal, komponen ini berperan menyaring udara yang masuk ke mesin untuk mendukung proses pembakaran.
Filter udara yang kotor atau sudah tidak layak digunakan dapat memengaruhi performa mesin dan konsumsi bahan bakar. Karena itu, pemeriksaan setelah perjalanan jauh perlu dilakukan, terutama jika rute yang dilalui memiliki banyak debu atau kondisi jalan kurang bersahabat.
Jika filter udara membutuhkan penggantian, lakukan sesuai spesifikasi dan jadwal perawatan yang direkomendasikan untuk tipe sepeda motor masing-masing.
4. Pastikan Kondisi Busi Tetap Optimal
Busi berfungsi menghasilkan percikan api yang diperlukan dalam proses pembakaran di ruang mesin. Apabila kondisinya menurun, sepeda motor dapat mengalami kesulitan saat dihidupkan atau menunjukkan performa yang kurang optimal.
Pemilik kendaraan disarankan memeriksa busi sesuai jadwal servis berkala. Jika ditemukan kerusakan atau kondisinya sudah tidak memenuhi standar, penggantian perlu dilakukan menggunakan suku cadang yang sesuai spesifikasi kendaraan.
Pemeriksaan ini menjadi salah satu langkah untuk memastikan sepeda motor kembali siap digunakan setelah menempuh perjalanan panjang.
5. Periksa Sistem Pengereman
Sistem pengereman menjadi komponen penting yang berkaitan langsung dengan keselamatan pengendara. Oleh sebab itu, kondisinya perlu dipastikan tetap baik sebelum sepeda motor kembali digunakan untuk aktivitas harian.
Baca Juga:Pemkab Ciamis Gandeng BBPVP Bandung, Peserta Pelatihan Kerja Bakal Dilindungi BPJS KetenagakerjaanPotensi Denda Tambang Rp 104,43 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kementerian Kehutanan
Periksa kampas rem, cakram atau tromol, serta pastikan tuas dan pedal rem berfungsi normal. Pengendara juga perlu memperhatikan gejala seperti bunyi yang tidak biasa, pengereman terasa kurang pakem, atau tuas rem yang terasa berbeda dari biasanya.
