CIAMIS, RADARTASIK.ID – Upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus memberikan perlindungan bagi pekerja terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Ciamis. Melalui Dinas Ketenagakerjaan, Pemkab Ciamis menjalin kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, didampingi BPJS Ketenagakerjaan, untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan di PT Chihaya Global Utama (CGU), Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi pembukaan program Tailor Made Training, yakni pelatihan vokasi yang dirancang secara khusus berdasarkan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Melalui program tersebut, peserta diharapkan memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan sehingga memiliki peluang lebih besar untuk memasuki dunia kerja.
Baca Juga:Potensi Denda Tambang Rp 104,43 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kementerian KehutananSaldo JHT di Bawah Rp 15 Juta Bisa Dicairkan Lewat HP, Begini Caranya!
Program Tailor Made Training menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja yang tersedia. Melalui pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, peserta dapat mempersiapkan diri dengan keterampilan yang lebih tepat sasaran.
Keterlibatan BBPVP Bandung diharapkan mendukung pelaksanaan pelatihan vokasi yang berkualitas. Dengan demikian, program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga pada perluasan akses masyarakat terhadap kesempatan kerja.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, perwakilan BBPVP Bandung, jajaran Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjar Husein Kartasasmita, Tony Hidayat, manajemen PT Chihaya Global Utama, serta para peserta pelatihan.
Selain meningkatkan kompetensi, kerja sama ini juga menempatkan perlindungan jaminan sosial sebagai bagian penting dalam mempersiapkan tenaga kerja. BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan perlindungan kepada peserta Tailor Made Training melalui pendaftaran kepesertaan sesuai ketentuan program yang berlaku.
Langkah tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap risiko yang dapat dihadapi pekerja ketika menjalankan aktivitas kerja. Dengan adanya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, peserta diharapkan dapat mengikuti proses pelatihan dengan lebih aman sekaligus memiliki pemahaman mengenai pentingnya perlindungan sejak memasuki dunia kerja.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banjar Husein Kartasasmita, Tony Hidayat, menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah terhadap pelatihan berbasis kebutuhan industri merupakan momentum penting untuk memperluas peluang kerja bagi masyarakat.
