SDN Galunggung Borong Trofi Juara 1 Kompetisi LPS Kota Tasikmalaya 2026

Juara lps Kota Tasikmalaya 2026 Stadion Wiradadaha
Ketua PSSI Kota Tasikmalaya H Wahid menyerahkan trofi juara 1 LPS 2026 kategori kelas 3-4 kepada tim SDN Galunggung di Stadion Wiradadaha, Minggu (11/10/2026). (Rangga Jatnika/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID— SDN Galunggung meunjukan penampilan gemilang di kompetisi Liga Pendidikan Sepakbola (LPS) Kota Tasikmalaya 2026 di Stadion Wiradadaha, Minggu (11/10/2026). Sekolah dasar ini memborong trofi juara 1 di kategori kelas 3-4 dan kelas 5-6.

Di kategori kelas 3-4, laga final LPS Kota Tasikmalaya 2026 mempertemukan tim SDN Galunggung dengan SDN Citapen. Pertandingan sengit itu menghasilkan gol 3 – 1 untuk kemenangan SDN Galunggung.

Juara 3 bersama pada kategori ini diraih oleh SDN 1 Picungremuk dan SDN 2 Gunungpereng.

Baca Juga:BKMM Kota Tasikmalaya Berkomitmen Perkuat Dampak Masjid, Hadirkan Pengajian di Beranda Media Sosial WargaKursi Dewas, Kota Cemas!

Berlanjut laga final kelas 5-6 yang mempertemukan SDN Galunggung melawan SD Baiturrahman. Di pertandingan sengit ini SDN Galunggung mencetak 2 gol tanpa balas, skor 2 – 0.

Ada pun juara 3 bersama pada kategori ini adalah SDN Karanganyar dan SDIT At Taufiq.

Ketua PSSI Kota Tasikmalaya H Wahid menyampaikan bahwa para peserta merupakan bibit-bibit atlet yang punya potensi terus berkembang. Diharapkan di antara mereka tetap konsisten berlatih dan bisa menjadi atlet profesional. “Mudah-mudahan dari event ini akan lahir pemain-pemain profesional,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengucapkan selamat untuk tim yang menjadi juara serta para pemain yang mendapatkan penghargaan.

Terlepas dari itu, kata H Wahid, kompetisi pada dasarnya bukan sekadar soal juara, ruang untuk mengasah kemampuan tim dan personal melalui pertandingan resmi. Sehingga baik pemain maupun pelatih harus menjadikannya evaluasi untuk menghadapi event-event selanjutnya. “Kalah menang, semuanya anak-anak kita, semuanya memiliki potensi,” ujarnya.

Kendra Rodiyansah dari Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya juga menyampaikan bahwa kompetisi olahraga di kalangan pelajar merupakan salah satu bagian yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena pendidikan tidak semata-mata soal nilai akademik saja. “Ada juga psikomotorik, dan bagaimana bisa bersikap fair,” terangnya.

Pembina sekaligus pelatih tim SDN Galunggung, Jejen Jaelani mengaku bangga terhadap anak-anak asuhannya yang sudah mampu memborong trofi juara. Capaian ini membayar prestasi tanggung pada LPS tahun 2025 lalu yang harus puas di posisi juara 2. “Tahun kemarin juara 2, alhamdulillah sekarang juara 1,” ucapnya.

Baca Juga:Diky Sering Marah, Birokrasi Serba Salah!Aktivis Bahas Proyek Geothermal Galunggung Tasikmalaya, Dampaknya Mengancam Ketersediaan Air

Sejak awal kompetisi, pihaknya memang mempersiapkan anak-anak asuhnya agar bisa meraih juara. Baik dari sisi skil, mentalitas serta kerja sama tim hasil seleksi internal. “Khusus untuk kompetisi ini persiapan kita sekitar 2 minggu, tapi pada dasarnya kita memang rutin latihan,” katanya.(Rangga Jatnika)

0 Komentar