Polres Pangandaran Rangkul Santri Jaga Kamtibmas, Knalpot Brong Jadi Sorotan

Rangkul Santri Jaga Kamtibmas
Polres Pangandaran saat mengunjungi Pesantren Sabilil Muttaqien dalam kegiatan subuh keliling, Jumat (9/10/2026). istimewa
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tak cukup hanya mengandalkan patroli.

Komunikasi, silaturahmi, dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Pendekatan itu dilakukan Polres Pangandaran melalui kegiatan Salat Subuh Keliling di Pesantren Sabilil Muttaqien (PSM) Pangandaran, Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga:Ratusan Barista Kota Tasikmalaya Disertifikasi, Diuji Biar Kopi Enggak Cuma Modal GayaMiras Masih Beredar di Kota Tasikmalaya Lewat COD, Belasan Botol Diselipkan dalam Tas Ransel

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari bersama jajaran kepolisian disambut Pimpinan Ponpes PSM Pangandaran, Kyai Sahlan Husain, serta sekitar 100 santri dan santriwati.

Usai salat Subuh berjamaah, Kapolres menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mengajak para santri berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Menurut dia, keamanan bukan semata-mata urusan polisi. Peran masyarakat diperlukan agar upaya menciptakan situasi kondusif bisa berjalan lebih efektif.

“Kedatangan kami di sini pada prinsipnya adalah untuk bersilaturahmi dan membangun komunikasi yang baik. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab kita bersama,” ujar Ikrar.

Ia menegaskan, Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya masyarakat. Karena itu, pendekatan persuasif dan komunikasi terbuka menjadi salah satu cara untuk memperkuat hubungan antara polisi dan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Ikrar juga memperkenalkan prinsip SETIA, yakni Senyum, Empati, Transparan, Ikhlas, dan Aman. Prinsip itu menjadi pedoman jajaran Polres Pangandaran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Slogan Polisi Bersama Masyarakat turut digaungkan untuk menegaskan bahwa menjaga keamanan membutuhkan kolaborasi, bukan sekadar kehadiran aparat ketika persoalan muncul.

Baca Juga:Telkomsel-PosDigi Bidik 200 Ribu Agen Pos Lewat Paket Sat SetProyek Drainase Zig-Zag Cimerak Kota Tasikmalaya Terus Disorot, PUTR: Dikerjakan Pemprov Jabar

Selain membahas kamtibmas secara umum, Kapolres turut menyoroti ketertiban berlalu lintas, khususnya di kalangan generasi muda.

Para santri diingatkan agar mematuhi aturan berkendara dan tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas. Sebab, jalan raya bukan ruang untuk menguji kerasnya suara knalpot, melainkan fasilitas bersama yang menuntut kedisiplinan setiap penggunanya.

Polres Pangandaran juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis untuk meminta bantuan maupun menyampaikan laporan kepolisian.

0 Komentar