Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menekankan pentingnya perangkat desa menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Saya meminta seluruh perangkat desa menjaga integritas dan kedisiplinan serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintahan desa membutuhkan kerja sama seluruh unsur agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota TasikmalayaHUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama Rakyat
“Kepala desa tidak bisa jalan sendiri tanpa perangkat desa dan BPD. Harus betul-betul terjaga harmonisasi, dengan niat yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.
Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Herdiat juga mendorong pemerintah desa lebih aktif menggali dan mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki masing-masing wilayah.
“Kepala desa dan perangkat desa, perlu lebih jeli melihat potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat,“katanya.
Ia menyebut kondisi fiskal daerah saat ini menjadi salah satu tantangan dalam menjalankan pembangunan, termasuk di tingkat desa. APBD Kabupaten Ciamis 2026 masih mengalami defisit sekitar Rp150 miliar, sementara pemerintah daerah juga menghadapi kebijakan efisiensi dan berkurangnya transfer ke daerah.
“Kondisi tersebut membuat ruang pemerintah untuk membiayai berbagai kebutuhan pembangunan menjadi semakin terbatas,“ujarnya. (riz)
