TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kondisi cuaca yang kering selama musim kemarau membuat debu dan udara berdebu lebih mudah terhirup masyarakat.
Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat memicu keluhan batuk dan pilek.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya, Asep Hendra Hendriyana, mengatakan faktor cuaca kemungkinan besar turut memengaruhi munculnya keluhan tersebut.
Baca Juga:Literasi Keuangan Pelajar Tasikmalaya Masih Tertinggal, OJK Genjot GENIUS dari SekolahNurul Awalin Resmi Jadi Ketua Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Target 10 Kursi di DPRD Jadi Tantangan
Namun, ia menegaskan batuk dan pilek merupakan penyakit yang umum terjadi dan tidak hanya muncul saat musim kemarau.
“Faktor cuaca. Kemungkinan besar sih enggak ada hubungan dengan yang lain-lain,” kata Asep, Minggu (20/9/2026).
Menurut dia, kondisi kemarau yang cenderung kering membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan perlindungan diri, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.
Debu dan asap kendaraan yang beterbangan dapat menjadi pemicu gangguan pada saluran pernapasan.
Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dianjurkan, terutama bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar rumah maupun menggunakan kendaraan.
“Kalau kering kan debu, kebul. Jadi masker juga terutama yang mau naik kendaraan, yang di luar ruangan. Itu cukup membantu,” ujarnya.
Selain menggunakan masker, Asep mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan.
Baca Juga:Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Digoda Masuk GolkarDewas RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya Disorot Soal Rangkap Jabatan dan Usia
Asupan nutrisi dan konsumsi air putih yang cukup juga penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar di tengah cuaca yang kering.
Ia juga meminta masyarakat mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang berpotensi memicu keluhan batuk pada masing-masing individu.
Kebiasaan mengonsumsi makanan pedas atau minuman dingin, misalnya, sebaiknya tidak berlebihan ketika tubuh sedang kurang fit.
“Di samping itu nutrisi harus cukup, minum air putih harus cukup. Kurangi makanan yang berisiko kepada batuk,” katanya.
Asep menambahkan aktivitas fisik atau olahraga tetap diperlukan agar kebugaran tubuh terjaga.
Perlindungan diri, pola makan, hidrasi, dan kebugaran menjadi bagian dari upaya sederhana masyarakat menghadapi kondisi cuaca yang sedang kering.
Meski keluhan batuk dan pilek banyak ditemui di fasilitas pelayanan kesehatan (faskes), Asep meminta masyarakat tidak langsung menyimpulkan seluruh pasien sedang mengalami penyakit yang sama.
