Dalam penyalurannya, bantuan diberikan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN). Sementara kendaraan becak listrik diproduksi oleh PT Pindad dengan nilai sekitar Rp23 juta per unit.
“Gagasan pemberian bantuan tersebut telah direncanakan jauh sebelum Prabowo Subianto menjabat sebagai Presiden. Program ini merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat lanjut usia yang masih harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup,“ ujarnya.
Menurutnya, kehadiran kendaraan listrik tersebut diharapkan dapat mengurangi beban fisik pengayuh karena mereka tidak lagi sepenuhnya mengandalkan tenaga untuk mengayuh secara manual.
Baca Juga:DPRD Jabar Bahas PAPBD 2026, NasDem Soroti Penurunan Pendapatan hingga Rencana Utang Rp3,4 TriliunDemokrat Kabupaten Tasikmalaya Gebrak Sukarame, Gelar Lomba Rakyat Semarakkan Kemerdekaan
“Bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban fisik para pengayuh, tetapi juga membantu mereka tetap menjalankan pekerjaan dan menunjang penghasilan sehari-hari,“ pungkasnya. (riz)
