RADARTASIK.ID – Cedera Matteo Gabbia menjadi berkah tak terduga bagi Fikayo Tomori.
Bek asal Inggris tersebut kembali dimasukkan ke dalam skuad AC Milan setelah sebelumnya dicoret dari proyek Ruben Amorim.
Keputusan tersebut menjadi salah satu perubahan paling mengejutkan di penghujung bursa transfer musim panas.
Baca Juga:Juventus Resmi Datangkan Nick Woltemade, Striker Rp1,8 Triliun Kini Bergaji Rp88 MiliarComo Raja Bursa Transfer di Serie A, Inter Kedua, AC Milan Diberi Nilai 5,5
Pada 13 Agustus lalu, AC Milan mengambil keputusan tegas setelah pertemuan antara Ruben Amorim, Gerry Cardinale, dan kelompok kerja transfer klub.
Lima pemain dikeluarkan dari skuad utama, yakni Odogu, Christopher Nkunku, Santiago Gimenez, Youssouf Fofana, dan Fikayo Tomori.
Tomori bahkan menjalani latihan secara terpisah karena tidak lagi masuk dalam rencana klub.
Namun, situasinya berubah drastis hanya 17 hari kemudian.
Bek berusia 28 tahun itu kembali dimasukkan ke dalam skuad setelah Milan mengalami persoalan di lini belakang.
Cedera Gabbia yang diperkirakan membuatnya absen setidaknya dua pekan menjadi salah satu alasan utama.
Di sisi lain, Milan kesulitan mendapatkan bek tengah baru dalam 48 jam terakhir sebelum bursa transfer ditutup.
Kondisi tersebut akhirnya membuat Amorim harus mempertimbangkan kembali keputusan terhadap Tomori.
Baca Juga:Jurnalis Italia Tak Puas dengan Transfer AC Milan: Tak Cukup Hanya Andalkan Ramos dan Camarda di Lini DepanAS Roma ke Puncak Klasemen Usai Hajar Lecce 4-0: Fans Ingat Era Scudetto Zaman Capello
Perubahan sikap ini menjadi semakin menarik karena Amorim sebelumnya menunjukkan sikap tegas mengenai masa depan Tomori.
Dalam konferensi pers, pelatih asal Portugal tersebut sempat ditanya mengenai kemungkinan menarik kembali keputusan untuk mencoret sang bek dan tidak memberikan indikasi akan mengubah keputusan tersebut.
Tomori sendiri dalam beberapa kesempatan terakhir juga menolak tawaran untuk meninggalkan Milan.
Situasi serupa pernah terjadi pada Januari 2025 ketika kepindahannya ke Tottenham Hotspur hampir terealisasi. Namun, Tomori akhirnya tetap bertahan di San Siro.
Kali ini situasinya bahkan lebih rumit.
Meski sudah tidak masuk dalam proyek klub dan mendapat perlakuan khusus dengan menjalani latihan individu, Tomori kembali menolak sejumlah opsi transfer.
Fulham menjadi salah satu klub yang paling serius mengejarnya pada hari terakhir bursa transfer meski upaya tersebut juga tidak menghasilkan kesepakatan.
Tomori kemudian berada di London bersama agennya setelah mendapatkan izin untuk tidak mengikuti latihan Milan karena alasan yang berkaitan dengan proses transfer.
