Meski catatan golnya tidak terlalu menonjol, kemampuan teknis dan fleksibilitasnya membuat Hutchinson tetap dipandang sebagai pemain yang memiliki potensi besar.
Ia juga menjadi bagian penting dari tim nasional junior Inggris.
Bersama Inggris U-21, Hutchinson turut memenangkan Kejuaraan Eropa U-21 2025 yang digelar di Slovakia.
Menariknya, AC Milan tidak memberikan nomor punggung 10 kepada Hutchinson.
Meski terbiasa mengenakan nomor punggung 10, pemain Inggris tersebut akan mengenakan jersey nomor 20 bersama Rossoneri.
Baca Juga:Siapa Omari Hutchinson? Pemain Baru AC Milan di Hari Terakhir Bursa TransferSiapa Nick Woltemade? Raksasa Tidur dari Jerman yang Ingin Diboyong Juventus di Hari Terakhir Bursa Transfer
Keputusan ini cukup menarik mengingat nomor 10 memiliki sejarah panjang dan sangat prestisius di San Siro.
Nomor tersebut identik dengan para pemain kreatif, playmaker kelas dunia, hingga penyerang lubang yang menjadi pusat permainan Milan.
Salah satu pemilik nomor 10 paling ikonik adalah Gianni Rivera.
Gianni Rivera
Rivera merupakan simbol terbesar nomor 10 Milan. Dijuluki “The Golden Boy”, legenda Italia tersebut memperkuat Rossoneri pada era 1960-an hingga 1970-an.
Rivera memenangkan tiga gelar Serie A dan dua Piala Champions bersama Milan. Ia juga meraih Ballon d’Or pada 1969.
Ruud Gullit
Nomor 10 kemudian menjadi milik Ruud Gullit pada era kejayaan Milan di bawah Arrigo Sacchi.
Gullit merupakan bagian dari trio Belanda bersama Marco van Basten dan Frank Rijkaard yang membawa Rossoneri mendominasi Italia dan Eropa.
Dejan Savicevic
Dejan Savicevic menjadi salah satu pemilik nomor 10 paling terkenal berikutnya.
Dijuluki “Il Genio”, gelandang asal Montenegro tersebut terkenal dengan kreativitas dan kemampuan tekniknya.
Baca Juga:Tinggalkan Al-Hilal, Karim Benzema Gantung Sepatu?Bangkit dari Kubur Setelah Gabung Lazio, Frattesi Ungkap Alasan Tinggalkan Inter Milan
Salah satu momen paling ikoniknya terjadi pada final Liga Champions 1994 ketika ia mencetak gol lob spektakuler ke gawang Barcelona.
Roberto Baggio
Roberto Baggio juga pernah mengenakan nomor 10 Milan.
Meski hanya dua musim memperkuat Rossoneri, Baggio tetap meninggalkan kesan sebagai salah satu pemain dengan bakat terbesar dalam sejarah sepak bola Italia.
Ia juga turut mempersembahkan gelar Serie A untuk Milan.
Zvonimir Boban
Zvonimir Boban kemudian menjadi pemilik nomor tersebut pada periode 1998-2001.
Playmaker elegan asal Kroasia itu menjadi salah satu motor serangan Milan ketika Rossoneri memenangkan Scudetto musim 1998/1999.
Rui Costa
Setelah itu, nomor 10 dikenakan Rui Costa.
