RADARTASIK.ID – AC Milan resmi mendapatkan Omari Hutchinson dari Nottingham Forest pada hari terakhir bursa transfer musim panas 2026.
Pemain asal Inggris tersebut bergabung dengan Rossoneri melalui skema peminjaman senilai €4 juta atau sekitar Rp80 miliar, disertai opsi pembelian permanen senilai lebih dari €40 juta atau sekitar Rp800 miliar.
Hutchinson menjadi salah satu rekrutan penting AC Milan setelah klub melepas Rafael Leao ke Galatasaray.
Baca Juga:Siapa Nick Woltemade? Raksasa Tidur dari Jerman yang Ingin Diboyong Juventus di Hari Terakhir Bursa Transfer Tinggalkan Al-Hilal, Karim Benzema Gantung Sepatu?
Pemain berusia 22 tahun itu diproyeksikan untuk menambah kekuatan lini serang sekaligus mengisi ruang yang ditinggalkan Leao.
Kedatangan Hutchinson sebelumnya telah memasuki tahap pemeriksaan medis dan penandatanganan kontrak.
Kini, seluruh proses transfer telah rampung dan sang pemain resmi mengenakan seragam Rossoneri.
Hutchinson juga telah mendapatkan nomor punggung 20 di AC Milan.
Ia tidak mengambil nomor 10 yang memiliki sejarah panjang di San Siro dan pernah dikenakan legenda seperti Gianni Rivera, Ruud Gullit, Dejan Savicevic, Rui Costa, hingga Clarence Seedorf.
Bagi Ruben Amorim, kedatangan Hutchinson memberikan tambahan opsi di lini depan.
Pemain kelahiran Redhill, Surrey, 30 Oktober 2003, tersebut bisa bermain sebagai winger maupun gelandang serang.
Setelah berkembang di akademi Chelsea, Charlton Athletic, dan Arsenal, Hutchinson mendapatkan terobosan penting ketika dipinjamkan ke Ipswich Town.
Baca Juga:Bangkit dari Kubur Setelah Gabung Lazio, Frattesi Ungkap Alasan Tinggalkan Inter MilanAS Roma Kebut Datangkan Luiz Henrique Sebelum Bursa Transfer Ditutup: Layangkan Tawaran Pinjaman Rp100 Miliar
Bersama Ipswich, ia mencetak 10 gol dan membantu klub tersebut meraih promosi ke Premier League pada musim 2023/2024.
Nottingham Forest kemudian mempermanenkannya pada musim panas 2025 dengan biaya sekitar €44 juta atau Rp880 miliar.
Dalam satu musim bersama Forest, Hutchinson mencatat satu gol dan lima assist.
Kini, Hutchinson mendapatkan tantangan baru di Italia.
Ia datang ke AC Milan bukan lagi sebagai pemain muda yang sekadar mencari pengalaman, melainkan sebagai bagian dari rencana baru Rossoneri di bawah Ruben Amorim.
Setelah kepergian Rafael Leao dan peminjaman Santiago Gimenez ke FC Porto, Hutchinson diharapkan mampu memberikan energi, kreativitas, dan fleksibilitas baru bagi lini serang Milan.
Untuk Hutchinson, misi di San Siro jelas: membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bagian penting dari AC Milan.
