Para duta tersebut berasal dari SMAN 1 Tasikmalaya, SMAN 5 Tasikmalaya, SMKN 1 Tasikmalaya, SMAN Plus Pesantren Amanah, SMAN 6 Tasikmalaya, SMK Plus YSB Suryalaya, SMAN 2 Tasikmalaya, SMAN 9 Tasikmalaya, SMK Bina Lestari PUI, dan SMA Al Muttaqin.
Program OJK PEDULI dirancang untuk mendorong pelajar menjadi penggerak edukasi dan penyebaran informasi keuangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Skemanya sederhana: pelajar tidak hanya menjadi sasaran edukasi, tetapi juga ikut menjadi penyampai pesan kepada teman-teman sebayanya.
Baca Juga:PKL Jogging Track Dadaha Tasikmalaya Ditertibkan, Warga Setuju Tapi Harus Ada RelokasiJaga Kota Tasikmalaya Tetap Kondusif, Kapolres dan MUI Perkuat Sinergi di Tengah Dinamika Bangsa
Nofa berharap para duta tersebut tidak sekadar menyandang gelar, tetapi benar-benar menjadi contoh dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap Duta Literasi Keuangan benar-benar menjadi penggerak di sekolahnya. Mereka harus mampu menjadi teladan dalam menabung dan mengelola keuangan, sekaligus mengajak teman sebaya untuk semakin cerdas menggunakan produk keuangan dan terhindar dari berbagai risiko keuangan,” ujarnya.
Upaya memperluas edukasi keuangan juga dilakukan melalui pelepasan mobil SiMOLEK (Sarana Informasi Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan) OJK bersama sembilan mobil edukasi/kas keliling perbankan di wilayah Priangan Timur.
Mobil-mobil tersebut bergerak menuju sekolah binaan masing-masing untuk memberikan edukasi sekaligus mendekatkan akses layanan keuangan kepada pelajar.
Tak hanya itu, edukasi keuangan serentak juga melibatkan 29 industri jasa keuangan bank dan nonbank di wilayah Priangan Timur.
Kegiatan tersebut menyasar 44 sekolah, mulai tingkat SD, SMP hingga SMA/sederajat, dengan jumlah sasaran lebih dari 4.000 siswa.
Langkah itu menjadi bentuk komitmen OJK bersama industri jasa keuangan agar literasi keuangan tidak hanya disampaikan dari ruang seminar, tetapi hadir langsung di lingkungan sekolah.
Baca Juga:Bukan Pemurtadan, ini Kronologi Rombongan Warga Cibeureum Tasikmalaya ke Jakarta!Truk Tangki B50 Masuk Jurang di Gentong Tasikmalaya, Hindari Kendaraan Lain hingga Oleng
Sebab, bicara soal mengelola uang tentu akan lebih mudah dipahami ketika edukasi bertemu dengan kehidupan sehari-hari para pelajar.
Pemimpin Bank BJB Cabang Tasikmalaya sekaligus Ketua FKIJK Priangan Timur, Fina Petrina Ahmad, mengatakan industri jasa keuangan memiliki komitmen untuk terus memperluas edukasi dan akses keuangan bagi generasi muda.
Menurutnya, membuka rekening hanyalah salah satu langkah. Yang tidak kalah penting adalah memastikan pelajar memahami bagaimana menggunakan layanan keuangan secara sehat dan bertanggung jawab.
