Venezia datang ke San Siro dengan misi memperbaiki kesalahan pada pertandingan sebelumnya.
Setelah meraih kemenangan atas Modena di Coppa Italia, Venezia justru harus menelan kekalahan kandang dari Lecce pada pertandingan pembuka Serie A.
Hasil tersebut tentu bukan awal yang diharapkan oleh tim promosi.
Kini Venezia membutuhkan penampilan penuh karakter untuk mendapatkan hasil positif di salah satu stadion paling terkenal di Italia.
Baca Juga:AC Milan Ingin Duetkan Camarda dan Goncalo Ramos, Ruben Amorim: Francesco Bukan Pilihan Ketiga Intip Calon Lawan Juventus dan AC Milan di Liga Europa
Menariknya, pelatih Venezia, Giovanni Stroppa, memiliki hubungan panjang dengan AC Milan.
Ia merupakan mantan pemain Rossoneri dan memulai perjalanan sebagai pemain maupun pelatih dalam lingkungan klub tersebut.
Stroppa tentu memahami betapa sulitnya menghadapi Milan di San Siro. Akan tetapi, kondisi tersebut juga bisa menjadi motivasi tersendiri bagi Venezia untuk memberikan kejutan.
Secara statistik, sejarah pertemuan kedua tim lebih berpihak kepada AC Milan.
Milan dan Venezia sudah bertemu sebanyak 33 kali di berbagai kompetisi.
Rossoneri mencatat 22 kemenangan, sedangkan Venezia hanya empat kali meraih kemenangan. Tujuh pertandingan lainnya berakhir imbang.
Dominasi Milan semakin terlihat dalam pertemuan-pertemuan terakhir.
Rossoneri berhasil memenangkan lima pertemuan terakhir secara beruntun. Dalam rangkaian tersebut, Milan mencetak 15 gol dan hanya kebobolan satu kali.
Catatan tersebut menjadi gambaran betapa sulitnya Venezia menghadapi Milan dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga:Tak Ingin Ditikung AS Roma, Juventus Tawari Kessie Gaji Rp7,5 Miliar per Bulan Jurnalis Italia Ungkap Penyebab Kean Mangkir Latihan: Fiorentina Plin-Plan?
Kemenangan terakhir Venezia atas Milan terjadi pada musim 1999/2000. Saat itu, Filippo Maniero menjadi penentu kemenangan Venezia dengan skor tipis 1-0.
Jika berbicara khusus mengenai pertandingan di kandang Milan, catatan Venezia bahkan jauh lebih buruk.
Venezia hanya pernah memenangkan satu pertandingan di markas AC Milan sepanjang sejarah pertemuan kedua klub.
Kemenangan tersebut terjadi pada 1942.
Setelah itu, Venezia tidak pernah lagi membawa pulang kemenangan dari stadion kandang Milan dalam 16 pertemuan berikutnya.
Dari 16 pertandingan tersebut, Milan memenangkan 12 laga dan empat pertandingan lainnya berakhir imbang.
Statistik ini tentu menjadi modal psikologis bagi Rossoneri. Akan tetapi, Amorim tetap perlu mengingat bahwa rekor masa lalu tidak otomatis menjamin hasil pertandingan.
Venezia datang dengan motivasi tinggi untuk mencuri poin, sedangkan Milan memiliki tekanan untuk memberikan kemenangan pertama kepada pendukungnya di San Siro.
