RADARTASIK.ID – Di tengah mobilitas yang semakin padat, waktu menjadi salah satu hal yang kerap dikejar pengendara. Namun, perjalanan yang dilakukan dalam kondisi terburu-buru justru dapat meningkatkan risiko di jalan. Tekanan untuk segera tiba di tujuan bisa memengaruhi konsentrasi dan cara seseorang mengambil keputusan saat berkendara.
Ketika dikejar waktu, pengendara dapat lebih mudah mengambil tindakan berisiko, seperti memaksakan diri menyalip, menerobos lampu lalu lintas, atau memacu kendaraan melebihi kecepatan yang aman. Karena itu, keselamatan berkendara tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengendalikan kendaraan, tetapi juga bagaimana pengendara mengatur waktu perjalanan.
Salah satu kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan adalah berangkat lebih awal. Dengan memiliki waktu perjalanan yang cukup, pengendara dapat menghadapi berbagai situasi di jalan dengan lebih tenang dan tetap fokus terhadap keselamatan.
Baca Juga:Tim Futsal MTs Garut Juara Porseni Jawa BaratBUMI Perluas Gurita Bisnis Tambang, Akuisisi Loyal Metals Rp 977 Miliar Disetujui
Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, mengungkapkan, berangkat lebih awal merupakan salah satu kebiasaan sederhana yang dapat membantu pengendara lebih tenang dan fokus selama perjalanan.
Ketika tidak dikejar waktu, menurut dia, pengendara memiliki kesempatan lebih baik untuk memperhatikan kondisi sekitar, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengambil keputusan berkendara dengan lebih bijak.
“Karena itu, manajemen waktu juga menjadi bagian penting dalam menerapkan keselamatan berkendara,” ungkapnya.
Sisihkan Waktu Cadangan
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memperkirakan durasi perjalanan secara realistis. Selain menghitung waktu tempuh, pengendara sebaiknya menyediakan waktu cadangan sekitar 15–20 menit.
Waktu tambahan tersebut berguna untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, mulai dari kepadatan lalu lintas, perubahan cuaca, hingga hambatan lain selama perjalanan. Dengan adanya waktu cadangan, pengendara tidak perlu mengambil keputusan secara terburu-buru ketika kondisi jalan berbeda dari perkiraan.
Siapkan Keperluan Sebelum Berangkat
Persiapan juga menjadi bagian penting untuk menghindari situasi tergesa-gesa. Perlengkapan berkendara, surat-surat kendaraan, dan barang bawaan sebaiknya sudah disiapkan sejak malam sebelumnya.
Kondisi sepeda motor pun perlu diperhatikan sebelum digunakan. Memastikan kendaraan dalam kondisi baik dapat membantu perjalanan dimulai dengan lebih nyaman sekaligus mengurangi potensi gangguan yang tidak diinginkan di perjalanan.
