Bincang Pagi Goes to School, SMPN 2 Tasikmalaya Bagikan Pengalaman Jadi Sekolah Adiwiyata

radar tv
Kepala SMPN 2 Tasikmalaya, Affi Endah Navilah saat memaparkan berbagai program di sekolah yang dipimpinnya dalam acara Bincang Pagi Goes to School di Studio Radar TV, Kamis (27/8/2026). (Fitriah Widayanti/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Radar TV Tasikmalaya menghadirkan program baru bertajuk Bincang Pagi Goes to School yang mempertemukan sekolah-sekolah di wilayah Tasikmalaya untuk berbagi pengalaman, program, dan berbagai inovasi yang dikembangkan di lingkungan pendidikan.

Melalui program tersebut, sekolah yang hadir tidak hanya memberikan pemaparan melalui kepala sekolah dan guru. Para siswa juga mendapat kesempatan untuk berbicara dan menceritakan berbagai kegiatan yang mereka jalankan di sekolah.

SMPN 2 Tasikmalaya menjadi salah satu sekolah yang turut ambil bagian dalam program tersebut. Tim yang hadir terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, serta puluhan siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Baca Juga:KKN Muhammadiyah Aisyiyah Kelompok 83 Gelar Sosialisasi Parenting di RA Al HidayahSiswa MAN 1 Tasikmalaya Sabet Juara 3 Vocal di Porseni Tingkat Jabar

Bagi Kepala SMPN 2 Tasikmalaya, Affi Endah Navilah MPd, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi sekolah untuk saling mengenal program yang dikembangkan sekaligus mengambil hal-hal positif yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

“Program ini sangat positif dan perlu diikuti oleh seluruh sekolah karena dari apa yang disampaikan di Bincang Pagi Goes to School ini pasti akan menjadi inspirasi bagi sekolah lain. Hitung-hitung kita berbagi praktik baik antarsekolah, saling sharing apa yang bisa diambil dari sekolah ini, apa yang bisa diambil sekolah ini, nilai-nilai kebaikan apa yang bisa kita kembangkan,” ujar Affi saat ditemui di studio Radar TV, Kamis (27/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, SMPN 2 Tasikmalaya mengangkat pengalaman sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang berbudaya lingkungan melalui program Adiwiyata. Pembahasan tidak hanya mengenai pencapaian yang telah diraih sekolah, tetapi juga bagaimana program tersebut dibangun dan diterapkan secara bertahap dengan melibatkan seluruh warga sekolah.

Affi menjelaskan, salah satu tahap penting adalah mengenalkan program kepada seluruh warga sekolah. Setelah itu, nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan diintegrasikan ke dalam pembelajaran sekaligus diterapkan melalui berbagai kebiasaan siswa dalam keseharian.

“Jadi kita tadi berbincang lebih banyak ke bagaimana memulai program Adiwiyata, bagaimana menyosialisasikannya kepada seluruh warga sekolah, bagaimana melaksanakan program-programnya dari mulai integrasi ke dalam pembelajaran, kemudian kebiasaan-kebiasaan yang ditanamkan di anak-anak,” katanya.

0 Komentar