Adil menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan pelatihan. Menurutnya, indikator utama keberhasilan adalah ketika masyarakat mampu menggunakan teknologi yang diperkenalkan secara mandiri dan menjadikannya bagian dari kegiatan peternakan sehari-hari.
“Kami tidak ingin program ini berhenti setelah kegiatan selesai. Keberhasilannya adalah ketika masyarakat mampu melanjutkan pengolahan pakan dan limbah secara berkelompok, mempunyai pembagian tugas, melakukan pencatatan sederhana, dan mulai melihat adanya peluang pendapatan baru,” jelasnya.(Ujang Nandar)
