PANGANDARAN, RADARTASIK.ID–Pendapatan dari sektor wisata selalu menjadi andalan bagi Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Di pertengahan tahun ini, nilai yang masuk kas daerah sudah menembus angka Rp 45 miliar.
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menyebut sektor pariwisata menjadi satu penopang utama pendapatan Kabupaten Pangandaran saat ini. Untuk itu, pihaknya berupaya membenahi tata kelola pariwisata, supaya bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.
Citra menyebutkan bahwa catatan sepanjang Januari hingga Juli 2026, penerimaan retribusi Kabupaten Pangandaran disebut sudah mencapai Rp 46,56 miliar. Capaian tersebut bahkan disebut sudah melampaui target tahunan yang sebelumnya dicapai pada 2025, meski periode 2026 baru berjalan hingga Juli.
Baca Juga:Rekayasa Lalu Lintas Kelewat Batas! Penutupan Jalan Dadaha Tasikmalaya Mempersulit Akses Mobilitas WargaTidak Hanya Modal Tiup Peluit, Juru Parkir Digital Kota Tasikmalaya Berbeda Jauh dengan Jukir Ilegal
“Angka ini belum setahun berjalan, sudah mencapai target tahunan,” katanya belum lama ini.
Citra menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pangandaran juga mengalami peningkatan. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan tercatat sekitar 2,5 juta orang. Sementara pada 2026, jumlah kunjungan sudah mencapai 2,6 juta orang hanya dalam periode Januari hingga Agustus.
“Peningkatan kunjungan wisatawan dan penerimaan daerah ini menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan,” ucapnya.
Namun, Citra menegaskan peningkatan pendapatan harus diikuti dengan pembenahan pengelolaan keuangan daerah. “Pemerintah daerah, perlu memastikan potensi besar pariwisata tidak hanya menghasilkan peningkatan kunjungan, tapi juga memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan daerah dan pembangunan,” ujarnya.(Deni Nurdiansah)
