Kondisi Keuangan Tidak Baik, Pemkab Pangandaran Tak Ikut Kirim Bantuan untuk Korban Bencana NTT

Pemkab Pangandaran, Bantuan Korban Bencana Gempa NTT
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pangandaran Dodo Kusnadi
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID-Gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan hanya merusak bangunan, namun juga kondisi kehidupan masyarakatnya. Di tengah banyaknya kiriman bantuan tenaga dan logistik dari berbagai daerah, Pemkab Pangandaran memilih absen karena kondisi fiskal yang masih tertekan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Pangandaran Dodo Kusnadi mengatakan, kondisi fiskal Pangandaran menjadi alasan mereka tidak menyalurkan bantuan untuk.korban gempa NTT.

“Anggaran pemerintah daerah saat ini belum tersedia untuk dialokasikan sebagai bantuan kebencanaan ke luar daerah,” katanya saat dihubungi Rabu (19/8/2026).

Baca Juga:Uji Coba Lagi, E-Retribusi Parkir Tepi Jalan Kota Tasikmalaya Belum Diterapkan TotalE-Retribusi Parkir Kota Tasikmalaya Diresmikan Tanpa Kesiapan, Jukir di Lapangan Masih Tunggu Arahan

Dodo menyebut kemungkinan adanya bantuan masih bergantung pada kebijakan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami. Karena, sebelumnya ketika terjadi bencana di wilayah Sumatera, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pangandaran sempat melakukan penggalangan dana secara sukarela.

“Waktu kejadian di Aceh, para PNS sempat urunan dan waktu dikumpulkan dapat Rp200 juta lebih,” ujarnya.

Namun, untuk saat ini belum ada perintah maupun rencana penggalangan dan penyaluran bantuan dari Pemkab Pangandaran ke daerah terdampak bencana di NTT.

Menurutnya, BPBD Pangandaran saat ini masih memprioritaskan penanganan dampak kekeringan akibat kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pangandaran.

“Sekarang kita fokus terhadap masyarakat terdampak kekeringan akibat kemarau panjang,” ucapnya.

BPBD pun setiap hari melakukan penyisiran ke wilayah yang dilaporkan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan tetap terpenuhi.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar