Como menjadi salah satu opsi yang menarik karena klub tersebut dikenal memberikan kesempatan kepada pemain muda sekaligus membantu mereka berkembang di level yang lebih tinggi.
Perkembangan terbaru datang dari hubungan antara agen Ricci dan manajemen Como.
Agen sang pemain disebut memiliki hubungan baik dengan klub yang bermarkas di wilayah Lombardy tersebut.
Berkat hubungan tersebut, kontak langsung antara kedua pihak kembali dilakukan.
Baca Juga:Siapa Diego Moreira? Pemain Termahal Kedua dalam Sejarah AC Milan Gasperini Butuh Amunisi Baru, AS Roma Lakukan Serangan Terakhir di Bursa Transfer
Kontak itu menjadi indikasi bahwa Como serius mempertimbangkan kemungkinan merekrut Ricci.
Tapi, persoalannya tidak hanya berkaitan dengan keinginan pemain. Milan juga harus menentukan harga yang dianggap sesuai.
Ricci baru bergabung dengan Rossoneri pada musim panas 2025 dari Torino. Milan mengeluarkan sekitar €23 juta atau Rp460 miliar untuk mendapatkan tanda tangannya.
Karena baru satu tahun berada di San Siro, Milan tidak ingin melepas Ricci dengan harga murah.
Rossoneri masih menganggap pemain berusia 24 tahun tersebut memiliki nilai teknis dan ekonomi.
Jika harus menjualnya, Milan tentu ingin mendapatkan kompensasi yang sebanding dengan investasi yang telah dikeluarkan.
Dengan kontrak yang berlaku hingga 30 Juni 2029, dan opsi perpanjangan hingga 2030, posisi Milan dalam negosiasi sebenarnya cukup kuat.
Ketertarikan Como terhadap Ricci juga memiliki alasan strategis.
Baca Juga:Dihantui Larangan Transfer Musim Dingin, Davide Frattesi Bisa Jadi Pembelian Terakhir LazioComo Ingin Datangkan Striker Chelsea yang Dibuang Xabi Alonso
Selain kualitas teknisnya, status Ricci sebagai pemain yang dibentuk di Italia bisa menjadi keuntungan bagi Como dalam penyusunan daftar pemain untuk kompetisi UEFA.
Aturan pendaftaran pemain di kompetisi Eropa memberikan ruang khusus bagi pemain yang memenuhi kategori tertentu, termasuk pemain yang menjalani proses pembinaan di Italia.
Ricci memenuhi kriteria tersebut. Kondisi itu membuatnya semakin menarik bagi Como, terutama jika klub ingin membangun skuad yang tidak hanya kompetitif di lapangan tetapi juga lebih mudah disusun untuk kebutuhan kompetisi Eropa.
Ricci bukan satu-satunya pemain Italia yang memiliki nilai strategis tersebut. Moise Kean juga masuk kategori pemain yang dibentuk di Italia, sementara Como sudah memiliki Mattia Liberali dalam skuadnya.
Dengan demikian, perekrutan Ricci bisa memberikan dua keuntungan sekaligus bagi Como.
Mereka mendapatkan gelandang yang memiliki pengalaman Serie A dan tim nasional Italia, sekaligus memperoleh pemain yang dapat membantu memenuhi kebutuhan daftar pemain UEFA.
