Setelah sebelumnya terlibat langsung dalam operasi transfer Diego Moreira yang bernilai sekitar €50 juta atau Rp1 triliun, Cardinale kembali mencoba mencari pemain muda dengan potensi besar.
Endrick dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menarik yang tersedia di pasar.
Meski usianya masih sangat muda, ia sudah memiliki pengalaman di level tertinggi bersama Real Madrid dan tim nasional Brasil.
Baca Juga:John Elkann: Juventus Masih dalam Proses Rekonstruksi, tetapi Targetnya Tetap Juara Minim Menit Bermain di AC Milan, Agen Samuele Ricci Lakukan Kontak dengan Como
Namun, situasi kali ini berbeda. Bukan Real Madrid yang menolak menjual Endrick secara permanen, melainkan sang pemain yang ingin bertahan dan membuktikan kemampuannya di Santiago Bernabéu.
Keputusan tersebut juga dipengaruhi oleh ambisi Endrick yang tidak ingin meninggalkan Real Madrid hanya karena persaingan yang ketat.
Sebaliknya, ia ingin mendapatkan kesempatan dan menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing dengan para penyerang bintang.
Milan bukan satu-satunya klub yang mencoba mendapatkan Endrick.
AS Roma sebelumnya juga mengajukan proposal untuk mendapatkan pemain Brasil tersebut. Namun, respons yang diterima tidak jauh berbeda.
Endrick disebut memberikan jawaban tegas bahwa dirinya belum ingin meninggalkan Real Madrid dengan status pinjaman.
Sikap itu membuat situasi transfer menjadi cukup rumit. Roma dan Milan sama-sama membutuhkan pemain ofensif, sedangkan Endrick justru ingin bertahan di Madrid.
Untuk saat ini, opsi peminjaman memang ditolak. Namun, situasinya masih bisa berubah dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga:Siapa Diego Moreira? Pemain Termahal Kedua dalam Sejarah AC Milan Gasperini Butuh Amunisi Baru, AS Roma Lakukan Serangan Terakhir di Bursa Transfer
Jika Endrick tetap kesulitan mendapatkan menit bermain, kemungkinan peminjaman pada bursa transfer berikutnya, termasuk Januari, masih terbuka.
Meskipun pendekatan awal terhadap Endrick tidak membuahkan hasil, bukan berarti peluang tersebut sepenuhnya tertutup.
Bursa transfer masih berlangsung dan situasi di Real Madrid dapat berubah dengan cepat.
Persaingan di lini serang sangat ketat sehingga keputusan mengenai masa depan Endrick bisa kembali dievaluasi apabila sang pemain tidak mendapatkan menit bermain sesuai harapannya.
Bagi Milan, Endrick merupakan opsi yang sangat menarik karena karakteristiknya sesuai dengan proyek jangka panjang klub.
Rossoneri kini tidak hanya mencari pemain untuk mengisi kekosongan akibat kemungkinan kepergian Leao dan Nkunku. Mereka juga ingin membangun lini serang yang fleksibel di sekitar Gonçalo Ramos dan Pulisic.
