Bagi Nanang, keberlanjutan Gerakan Pramuka tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya anggota, tetapi terutama oleh kualitas pembinaan dan kemampuan organisasi mempertahankan relevansinya di tengah perubahan generasi.
Ia berharap gerakan Pramuka tetap tumbuh sebagai gerakan yang dekat dengan masyarakat dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Itu yang diharapkan, jadi bukan hanya seremonial, tapi Pramuka ini harus menjadi darah daging, harus menjadi napas bagi semua,” pungkasnya. (Fitriah Widayanti)
