Menurutnya, Milan harus bersabar dalam membangun perkembangan Camarda.
“Dia punya kualitas, masih muda dan harus dibentuk. Menurut saya, dia harus bertahan, didampingi dan dididik memahami permainan Amorim,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya menyesuaikan perkembangan pemain muda dengan filosofi pelatih.
Namun, penilaian Serena terhadap Leao jauh lebih menarik.
Serena mengakui Leao memiliki kemampuan istimewa. Dalam kondisi terbaiknya, pemain Portugal tersebut bahkan mampu menentukan hasil pertandingan seorang diri.
Namun, masalah terbesar Leao adalah konsistensi.
Baca Juga:AC Milan Siap Jual Rafael Leao, Galatasaray Wajib Siapkan Rp1,2 Triliun Pengganti Dumfries Belum Ditemukan, Inter Kembali Andalkan Benjamin Pavard
“Leao? Pemain Portugal itu terkadang merupakan pemain yang luar biasa, yang bisa membuat Anda memenangkan pertandingan sendirian, tetapi dia tidak memiliki kontinuitas,” jelas Serena.
Masalah lainnya adalah koneksi Leao dengan rekan-rekan setimnya.
Serena menilai hubungan permainan Leao dengan pemain lain tidak sepenuhnya sesuai dengan konsep sepak bola yang ingin diterapkan Amorim di Milan.
“Koneksi yang dia miliki dengan rekan-rekan setimnya bertentangan dengan konsep permainan pelatih baru,” ujar Serena.
Pernyataan tersebut menjadi semakin menarik karena masa depan Leao memang sedang berada dalam persimpangan.
Milan sebelumnya disebut tidak menutup kemungkinan menjual pemain nomor 10 tersebut apabila mendapatkan tawaran sesuai.
Rossoneri kabarnya hanya bersedia melepas Leao secara permanen dengan nilai sekitar 50-60 juta euro, atau sekitar Rp1-1,2 triliun dengan asumsi kurs €1 = Rp20.000.
Milan juga tidak disebut tertarik dengan skema pinjaman, bahkan jika terdapat kewajiban membeli di akhir masa peminjaman.
Baca Juga:Taktik Amorin Buat Pertahanan AC Milan Sangat Rapuh: Kebobolan Enam Gol dalam Tiga LagaDel Piero Minta Fans Juventus Tak Beri Tekanan Berlebihan ke Alajbegovic
Situasi tersebut membuat Galatasaray menjadi salah satu klub yang patut diperhatikan.
Klub raksasa Turki itu terus mengejar Leao dan dikabarkan siap melakukan pendekatan lebih serius.
Galatasaray bahkan disebut tengah menyiapkan paket finansial untuk meyakinkan sang pemain sebelum mengajukan tawaran resmi kepada Milan.
Jika Galatasaray bersedia memenuhi tuntutan Milan, transfer Leao bukan sesuatu yang mustahil.
Kehadiran Amorim membuat situasi Leao semakin menarik. Pelatih asal Portugal tersebut dikenal memiliki struktur permainan yang menuntut pemain menyerang bekerja secara kolektif, disiplin dalam posisi, serta memiliki koneksi yang kuat dengan pemain di sekitarnya.
