“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Saya jadi memahami pentingnya memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi, cara menggunakan pembayaran digital yang lebih praktis, serta bagaimana mengelola keuangan usaha secara lebih tertib sesuai prinsip syariah.Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu pelaku UMKM untuk berkembang dan mengikuti perkembangan teknologi,” ujar Reni.
Sementara itu, Ketua Kopsyah Baraya mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pemahaman kepada anggota mengenai pengelolaan keuangan usaha dan kebutuhan pribadi.
“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan dari universitas Siliwangi anggota Kopsyah Baraya Bakti Sejahtera Jaya menjadi mengetahui terkait memanag keuangan usaha dan kebutuhan pribadi, semoga dengan kegiatan anggota semakin memahami untuk usahanya menjadi lebih maju dan berkembang,” ungkapnya.
Baca Juga:Prabowo, KDM (part 7): Penerjemah Program Presiden!Tim Pengabdian Dosen Unsil Tasikmalaya Digitalisasi Pelaporan Kesehatan di Puskesmas Kahuripan
Kegiatan SIKUDIGI menjadi bagian dari upaya Unsil memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan solusi bagi masyarakat. Kolaborasi dengan koperasi syariah dan pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong transformasi digital usaha mikro sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.(rls)
