Untuk lini tengah, Spalletti diperkirakan memasang duet Manuel Locatelli dan Douglas Luiz.
Bagi Douglas Luiz, pertandingan ini menjadi kesempatan penting untuk membuktikan kualitasnya setelah masa depannya di Juventus sempat menjadi bahan spekulasi sepanjang bursa transfer musim panas.
Sementara itu, posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Michele Di Gregorio.
Di lini belakang, Juventus diprediksi menurunkan Pierre Kalulu, Federico Gatti, Lloyd Kelly, serta rekrutan anyar Zeki Celik.
Baca Juga:Agen: Inter Milan dan AS Roma Inginkan Nico GonzalezLuka Modric Minta Rafael Leao Tak Tinggalkan AC Milan: Dia Salah Satu Pemain Terbaik Dunia
Spalletti juga memberikan komentar mengenai dua pemain baru Juventus, Randal Kolo Muani dan Kerim Alajbegovic.
Menurutnya, kehadiran pemain yang datang dengan motivasi tinggi selalu menjadi keuntungan bagi tim.
“Pemain yang datang dengan penuh antusiasme selalu memberikan nilai tambah. Mereka membantu membuat tim menjadi lebih kuat. Sekarang tugas kami adalah menemukan keseimbangan permainan. Saya puas dengan pekerjaan klub sejauh ini,” kata Spalletti.
Ia menilai fondasi Juventus sebenarnya sudah terbentuk sejak musim lalu. Karena itu, targetnya bukan mengubah segalanya, melainkan menyempurnakan apa yang sudah berjalan baik.
“Musim lalu Juventus menjalani perjalanan yang sangat bagus. Tim memainkan sepak bola yang menarik dan mendapatkan hasil yang positif. Proyek saya adalah melanjutkan fondasi itu, lalu menambahkan sesuatu agar tim menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.
Meski hanya bertajuk laga persahabatan, Spalletti memastikan timnya akan menghadapi pertandingan dengan serius.
Ia menyebut Chelsea sebagai salah satu tim terbaik di Eropa yang memiliki kualitas pemain serta pelatih yang luar biasa.
Baca Juga:Pangeran Yordania Ngaku Diperas Gianni Infantino: Dukungan Politik Ditukar dengan Bantuan FIFA? AC Milan Bakal Dapat Uang Kaget Rp280 Miliar Jika Manchester City Jual Tijjani Reijnders
“Saya mengharapkan pertandingan melawan tim yang sangat kuat dengan pelatih yang hebat. Ini akan menjadi laga yang sulit,” ujar Spalletti.
Menurutnya, Juventus harus langsung bermain dengan intensitas tinggi apabila ingin mampu bersaing menghadapi The Blues.
“Kami harus memulai pertandingan dengan kuat agar bisa berada di level yang sama dengan tim seperti Chelsea,” tegas mantan pelatih Timnas Italia tersebut.
Laga melawan Chelsea menjadi kesempatan berharga bagi Juventus untuk mengukur kesiapan tim sebelum menghadapi kompetisi resmi.
Selain menguji efektivitas formasi 4-2-3-1, pertandingan ini juga akan menjadi ajang evaluasi bagi Luciano Spalletti dalam menentukan komposisi terbaik Bianconeri sebelum musim 2026/2027 dimulai.
